Kanalgresik.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik resmi memperkenalkan logo Konferensi Cabang (Konfercab) ke-21 di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Jumat (23/10/2026). Logo yang terpilih melalui sayembara tingkat nasional tersebut mengangkat unsur budaya dan sejarah Gresik sebagai Kota Santri.
Logo pemenang merupakan karya Muhammad Rizqi Hildan, warga Kecamatan Sidayu. Dari ratusan peserta yang mengikuti sayembara, karyanya terpilih sebagai juara setelah bersaing dengan peserta lain dan masuk dalam tiga nominasi terbaik.
Baca juga: KH Mulyadi Ingatkan Santri Gresik: Jangan Terpecah Provokasi Medsos, Persatuan
Peluncuran logo ini menjadi bagian dari tahapan awal persiapan Konfercab XXI PCNU Gresik yang direncanakan berlangsung pada Desember 2026.
Padukan Identitas NU dan Sejarah Gresik
Ketua Panitia Konfercab XXI PCNU Gresik, Sururi, menjelaskan bahwa logo terpilih dinilai mampu memadukan unsur sejarah dan budaya lokal, termasuk keterkaitannya dengan Sunan Giri.
Dalam desainnya, Muhammad Rizqi Hildan menggabungkan konsep garis sulur dan Keris Sumilang Gandring hingga membentuk elemen menyerupai daun. Perpaduan warna kuning dan hijau turut digunakan sebagai identitas Nahdlatul Ulama.
Menurut Sururi, peluncuran logo bukan sekadar memperkenalkan identitas visual konferensi, tetapi juga menjadi publikasi awal kepada seluruh jajaran organisasi mengenai rangkaian agenda menuju Konfercab.
Kegiatan peluncuran dihadiri jajaran pengurus PCNU Gresik, badan otonom (Banom), lembaga pendidikan, serta unsur internal NU lainnya.
Baca juga: MWCNU Gresik Tanamkan Disiplin Santri Lewat Penilaian Barisan saat Apel HSN 2026
Konfercab Dijadwalkan 13 Desember 2026
Sururi menyampaikan bahwa PCNU Gresik telah mengajukan pelaksanaan Konfercab kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada 13 Desember 2026.
Pengajuan tersebut berkaitan dengan masa berlaku surat keputusan kepengurusan PCNU Gresik yang dijadwalkan berakhir pada Desember 2026. Meski demikian, pelaksanaan konferensi tetap mengikuti proses dan ketentuan organisasi yang berlaku.
Ia juga menyebutkan bahwa rangkaian persiapan Konfercab mencakup sembilan kegiatan. Publikasi melalui peluncuran logo menjadi salah satu langkah awal untuk menyampaikan informasi kepada pengurus di berbagai tingkatan, mulai dari PCNU, Banom, lembaga, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), hingga ranting.
Musyawarah Jadi Prinsip Pengambilan Keputusan
Ketua PCNU Gresik, KH Mulyadi, menekankan pentingnya budaya musyawarah dalam pengambilan keputusan demi menjaga keberlangsungan organisasi.
Baca juga: Ansor-Banser Gresik Genjot Publikasi Digital, Kegiatan Ranting Tak Boleh Berhenti di Dokumentasi
Konfercab mendatang juga akan menjadi momentum untuk mengevaluasi dan melanjutkan program-program yang telah berjalan baik, sekaligus menyesuaikan arah organisasi dengan perkembangan terbaru.
Sururi menjelaskan, materi konferensi nantinya turut memperhatikan hasil Muktamar NU di Jombang untuk dipelajari dan diimplementasikan sesuai kebutuhan organisasi.
Dengan tahapan persiapan yang mulai berjalan, Konfercab XXI diharapkan menjadi forum konsolidasi bagi jajaran NU di Kabupaten Gresik dalam menentukan arah kepengurusan dan program organisasi ke depan.
Editor : Deni Adi Santoso