Kisah Sugriwa-Subali Bawa Pelukis Gresik ke Panggung Seni Jerman

Reporter : Radit
Pelukis asal Gresik Achmad Feri membawa kisah wayang Sugriwa-Subali dalam karya yang dipamerkan di Jerman.

Kanalgresik.com - Karya seni dari Kabupaten Gresik kembali menembus panggung internasional. Pelukis asal Gresik, Achmad Feri, mendapat kesempatan membawa karyanya yang mengangkat kisah pewayangan Sugriwa dan Subali dalam sebuah pameran seni di Jerman.

Karya tersebut tidak sekadar menampilkan seni lukis, tetapi juga membawa cerita dan nilai budaya Nusantara ke hadapan publik internasional.

Baca juga: Tahanan Rutan Gresik Kini Berseragam, Disiplin dan Kerapian Jadi Sorotan

Angkat Cerita Wayang ke Panggung Dunia
Kisah Sugriwa dan Subali merupakan salah satu cerita yang dikenal dalam pewayangan. Cerita mengenai dua tokoh bersaudara tersebut menjadi inspirasi Achmad Feri dalam menghasilkan karya seni.

Melalui medium lukisan, cerita tradisional tersebut diolah menjadi karya visual dengan pendekatan artistik yang menjadi ciri sang pelukis.

Keikutsertaan dalam pameran di Jerman sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan cerita dan budaya Indonesia melalui perspektif seniman asal daerah.

Bawa Nama Gresik ke Jerman
Kiprah Achmad Feri menjadi salah satu catatan bagi perkembangan seni rupa Gresik. Karya seniman daerah yang mampu tampil dalam pameran internasional menunjukkan bahwa kreativitas dari daerah memiliki peluang untuk menembus ruang seni global.

Gresik selama ini lebih dikenal sebagai kawasan industri dan perdagangan. Namun, di balik perkembangan tersebut terdapat para pelaku seni yang terus menghasilkan karya dengan mengangkat identitas budaya.

Baca juga: Sineas Muda Gresik Tembus Layar Lebar, Film Aku Ingin Melihat Pelangi Diputar di CGV

Kehadiran karya Achmad Feri di Jerman turut memperlihatkan sisi lain Gresik melalui jalur seni dan kebudayaan.

Wayang Jadi Jembatan Budaya
Penggunaan kisah Sugriwa dan Subali menjadi menarik karena wayang tidak hanya diposisikan sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat diterjemahkan ke dalam bentuk seni rupa kontemporer.

Cerita tradisional tersebut dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan nilai dan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.

Bagi dunia seni, karya semacam ini juga menunjukkan bahwa cerita lokal tetap memiliki ruang untuk dibaca dan diapresiasi dalam konteks internasional.

Baca juga: Odong-Odong Oleng di Menganti, Satu Pemotor Tewas dan Dua Orang Luka Berat

Prestasi Seniman Daerah
Keikutsertaan Achmad Feri dalam pameran seni di Jerman menjadi momentum penting bagi perkembangan seni rupa Gresik.

Prestasi tersebut diharapkan dapat memicu semakin banyak seniman muda di Gresik untuk berani mengembangkan karya, mengangkat cerita lokal, sekaligus memperluas jejaring hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Kisah Sugriwa-Subali yang berangkat dari tradisi pewayangan akhirnya menjadi bagian dari perjalanan karya seniman Gresik menuju panggung seni dunia.

Editor : Deni Adi Santoso

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru