KanalGresik.com – Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong keterlibatan dunia usaha dalam memperluas akses air bersih dan sanitasi bagi masyarakat. Upaya tersebut diarahkan melalui pendekatan berbasis data agar program yang dijalankan perusahaan benar-benar menyasar wilayah dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Konsep satu peta, satu data menjadi salah satu pendekatan yang didorong dalam penguatan kolaborasi tersebut. Pemanfaatan data terintegrasi dinilai penting untuk menghindari program yang berjalan sendiri-sendiri sekaligus memperbesar dampak intervensi di lapangan. Prinsip pengelolaan data terintegrasi juga menjadi bagian dari arah tata kelola pembangunan Kabupaten Gresik.
Perusahaan Diminta Ikut Perkuat Intervensi
Pemkab Gresik melihat persoalan air bersih dan sanitasi tidak dapat diselesaikan hanya melalui program pemerintah. Perusahaan yang beroperasi di Gresik juga diharapkan mengambil bagian melalui program sosial dan lingkungan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan membuat dukungan dunia usaha lebih terarah. Setiap program dapat disusun berdasarkan kondisi wilayah sehingga bantuan maupun pembangunan fasilitas tidak hanya bersifat sementara.
Pemetaan Dibutuhkan Agar Program Tepat Sasaran
Pendekatan berbasis data menjadi penting karena kebutuhan setiap wilayah tidak selalu sama. Ada kawasan yang membutuhkan akses air bersih, sementara daerah lain mungkin lebih membutuhkan fasilitas sanitasi atau pengelolaan air limbah.
Karena itu, informasi mengenai kondisi masyarakat dan lingkungan perlu menjadi dasar sebelum menentukan bentuk intervensi.
Pemerintah daerah juga memiliki sejumlah kajian terkait distribusi air bersih dan pengembangan infrastruktur sanitasi. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan air dan sanitasi membutuhkan perencanaan yang berkelanjutan serta dukungan data yang memadai.
Hindari Program yang Tumpang Tindih
Penguatan satu data juga dapat membantu pemerintah dan perusahaan melihat program yang sudah berjalan. Dengan begitu, potensi tumpang tindih bantuan dapat ditekan dan wilayah yang belum mendapatkan intervensi bisa menjadi prioritas.
Baca juga: Robot Bawah Air UMG Melaju ke Final Nasional, Tim Siti Busyro Siap Berlaga di Bengkalis
Pola tersebut sekaligus memungkinkan pemerintah melakukan pemantauan terhadap hasil program. Dukungan perusahaan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi dapat diarahkan pada program yang memiliki manfaat jangka panjang.
Air Bersih dan Sanitasi Berkaitan dengan Kualitas Hidup
Ketersediaan air bersih dan sanitasi merupakan bagian penting dari kebutuhan dasar masyarakat. Persoalan tersebut juga berkaitan dengan kesehatan lingkungan serta kualitas permukiman.
Dokumen perencanaan pembangunan Gresik menempatkan akses terhadap layanan dasar, termasuk air bersih dan sanitasi, sebagai bagian dari kebutuhan pembangunan yang harus dipenuhi secara lebih merata.
Karena itu, sinergi pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu mempercepat penyelesaian persoalan tersebut, terutama di wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur dasar.
Baca juga: Pemakaman Abdul Ghoni di Gresik Berlangsung Lima Jam, Warga Kerahkan Crane
Kolaborasi Berbasis Data Terus Diperkuat
Pemkab Gresik mendorong agar prinsip satu peta, satu data tidak sekadar menjadi konsep administrasi, tetapi digunakan sebagai dasar dalam menentukan lokasi dan bentuk intervensi.
Dengan data yang lebih terintegrasi, pemerintah dan perusahaan dapat menyusun prioritas secara bersama, mengukur manfaat program, serta memastikan dukungan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mendukung pemerataan akses air bersih dan sanitasi di Kabupaten Gresik.
Editor : Radit