Kanalgresik.com – Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin (YPPQ) Sampurnan, Bungah, Gresik, menerima penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2026 dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
Penghargaan kategori Pelestarian Naskah Kuno tersebut diberikan pada Kamis, 24 September 2026, di Jakarta. Apresiasi ini diberikan atas dedikasi YPP Qomaruddin dalam merawat dan melestarikan ratusan manuskrip pesantren.
Baca juga: Rok Tersangkut Rantai Motor, Pasutri di Bungah Gresik Terjatuh
Rawat 503 Naskah Kuno
Upaya pelestarian dilakukan Tim Penyelamat dan Peneliti Khazanah Pesantren Qomaruddin (TPPKP). Sejak 2019, tim tersebut melakukan pendataan, perawatan, penelitian hingga digitalisasi terhadap 503 naskah kuno.
Naskah-naskah tersebut berasal dari karya para muassis dan masyayikh Pondok Pesantren Qomaruddin serta peninggalan keluarga besar Bani Qomaruddin.
Selain perawatan fisik, pelestarian juga dilakukan melalui digitalisasi agar naskah dapat didokumentasikan dan lebih mudah diakses untuk kepentingan penelitian.
Dikembangkan Jadi Galeri Manuskrip
YPP Qomaruddin juga mengembangkan Galeri Manuskrip Sampurnan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan khazanah naskah kuno kepada masyarakat.
Kegiatan pelestarian turut didukung melalui portal katalog digital, kajian serta pameran manuskrip. Sejumlah lembaga penelitian dan komunitas filologi juga terlibat dalam pengembangan program tersebut.
Penghargaan dari Perpusnas menjadi apresiasi atas proses panjang penyelamatan manuskrip yang dilakukan sejak beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Pemakaman Abdul Ghoni di Gresik Berlangsung Lima Jam, Warga Kerahkan Crane
Penghargaan Jadi Amanah
Plt. Ketua YPPQ Ismail Hamim menyambut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi sekaligus amanah bagi keluarga besar pesantren.
Menurutnya, pelestarian naskah tidak cukup hanya dengan menjaga bentuk fisiknya. Isi manuskrip juga perlu terus dikaji agar pengetahuan yang diwariskan para ulama dapat dipahami dan dimanfaatkan generasi berikutnya.
Ketua TPPKP Qomaruddin Ahmad Wasil juga menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk melanjutkan penelitian terhadap manuskrip yang tersimpan di lingkungan pesantren.
Naskah Kuno Simpan Jejak Keilmuan
Naskah kuno menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan masyarakat Nusantara.
Dokumen tersebut menyimpan berbagai catatan mengenai keagamaan, sastra, hukum, pengobatan hingga perkembangan sosial dan budaya.
Bagi YPP Qomaruddin, pelestarian ratusan manuskrip bukan hanya menjaga peninggalan masa lalu, tetapi juga membuka ruang penelitian untuk memahami khazanah keilmuan pesantren.
Penghargaan yang diterima pada Kamis, 24 September 2026, tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk melanjutkan pelestarian, digitalisasi dan penelitian naskah kuno di lingkungan YPP Qomaruddin.
Editor : Deni Adi Santoso