Kanalgresik.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik mengevakuasi seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) berinisial AY (49) dari kawasan Jalan Veteran, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik. Pria tersebut dirujuk ke rumah sakit di Surabaya karena kondisi fisiknya sedang sakit dan membutuhkan penanganan medis lanjutan.
Evakuasi dilakukan setelah Dinsos menerima aduan warga pada 1 Oktober 2026. AY dilaporkan kerap buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK) sembarangan di fasilitas umum, tepatnya di depan pintu masuk Warung Bu Mis.
Baca juga: Data Warga Miskin Gresik Diperkuat, Wabup Alif Minta Agen Perlinsos Bekerja Objektif
Petugas Unit Reaksi Cepat (URC) Dinsos Gresik berkoordinasi dengan URC Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Sempat Bereaksi Emosional Saat Ditegur
Sub Koordinator Sub Subkelompok/Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alfi Arifiyanto, membenarkan adanya laporan warga mengenai keberadaan AY di lokasi tersebut.
Menurut Alfi, warga dan pemilik warung sebelumnya telah beberapa kali menegur AY. Namun, pria tersebut dilaporkan menunjukkan reaksi emosional dan melawan saat diingatkan.
Baca juga: Sasar Pelajar dan Orang Tua, LK3 Dinsos Gresik Gencar Edukasi Pencegahan HIV Lewat Sekolah
Setelah berkoordinasi dengan ketua RW setempat, petugas berhasil mengidentifikasi AY. Secara administratif, ia tercatat sebagai warga Desa Karangkering, Kecamatan Kebomas, tetapi disebut sudah lama tidak tinggal di kampung halamannya.
Dirujuk untuk Mendapatkan Perawatan Medis
Saat dievakuasi, kondisi fisik AY diketahui sedang sakit sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut. Petugas kemudian membawanya ke Rumah Sakit Dr. Moelyono Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis.
“Karena membutuhkan penanganan lanjutan dan kondisi fisiknya sedang sakit, pasien langsung dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Moelyono Surabaya guna memperoleh perawatan medis yang layak,” kata Alfi.
Baca juga: Penumpang Kapal Dharma Rucitra VII Meninggal di Perairan Karang Jamuang, Gresik
Penanganan selanjutnya tidak hanya berfokus pada perawatan kesehatan. Dinsos Gresik juga menjadwalkan pekerja sosial turun ke Desa Karangkering untuk menelusuri keberadaan keluarga AY dan melakukan asesmen lanjutan.
Hasil asesmen tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah rehabilitasi sosial jangka panjang sesuai kebutuhan yang bersangkutan.
Editor : Deni Adi Santoso