Kanalgresik.com – Perkembangan teknologi digital menjadi perhatian dalam Tabligh Akbar ke-2 Majelis Taklim Alya Gresik. Habib Abdullah Rifqy bin Hasan Alaydrus mengingatkan para orang tua agar lebih mengawasi penggunaan gawai oleh anak serta membimbing mereka menghadapi derasnya informasi di media sosial.
Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di halaman Masjid Baitul Ishlah, Perumahan Alam Bukit Raya (ABR), Kecamatan Kebomas, Jumat (9/10/2026) malam. Kegiatan ini dihadiri ribuan jemaah bersama para habib, kiai, ulama, pejabat daerah, dan jajaran Forkopimcam Kebomas.
Orang Tua Punya Peran Penting di Era Digital
Dalam tausiahnya, Habib Abdullah Rifqy menyoroti kebiasaan sebagian orang tua memberikan telepon genggam kepada anak tanpa pendampingan yang memadai, termasuk ketika sedang makan bersama keluarga.
Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu menjadi perhatian karena dapat mengurangi interaksi antara anak dan orang tua. Penggunaan teknologi semestinya tetap diimbangi komunikasi, kedekatan keluarga, serta pendampingan dalam membentuk perilaku anak.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan agama sejak dini. Anak perlu dibiasakan menjalankan salat, menghormati orang tua, dan menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Waspada Informasi Menyesatkan di Media Sosial
Selain pendidikan anak, Habib Abdullah Rifqy mengajak jemaah lebih bijak menggunakan media sosial, terutama di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Ia mengingatkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, tetapi juga berpotensi disalahgunakan untuk menyebarkan informasi menyesatkan dan memicu fitnah.
“Zaman AI harus cerdas bermedsos karena banyak fitnah,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tidak langsung mempercayai atau menyebarkan informasi yang diterima melalui media sosial. Sikap kritis dan kehati-hatian diperlukan untuk mencegah penyebaran kabar yang belum jelas kebenarannya.
Maulid Nabi Jadi Momentum Meneladani Rasulullah
Ketua Majelis Taklim Alya Gresik sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ilmi Wassuluk, KH Abdul Rouf Sirojuddin, mengajak jemaah memperkuat mahabbah atau kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, dan sesama manusia.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi dorongan untuk menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Maulid Diba’, dan lantunan selawat. Suasana semakin khidmat ketika Habib Abdullah Rifqy mengajak jemaah berdoa untuk kedua orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.
Melalui tabligh akbar tersebut, jemaah diajak memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus meningkatkan perhatian terhadap pendidikan anak, keharmonisan keluarga, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital.
Sumber: SelasarNusantara.com dan materi berita kegiatan Tabligh Akbar ke-2 Majelis Taklim Alya Gresik.
Keterangan Resmi: Tabligh Akbar ke-2 Majelis Taklim Alya Gresik digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di halaman Masjid Baitul Ishlah, Perumahan Alam Bukit Raya, Kecamatan Kebomas, pada Jumat (9/10/2026) malam.