Kanalgresik.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik memberikan kesempatan kepada warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan setingkat SMA untuk mengikuti program pendidikan kesetaraan Kejar Paket C.
Program tersebut digelar secara terstruktur di Aula Rutan Gresik sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan sekaligus pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.
Gandeng Dispendik dan PATTIRO
Dalam pelaksanaannya, Rutan Gresik menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik melalui UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO).
Para warga binaan mendapatkan pendampingan pembelajaran dengan materi yang disesuaikan dengan kurikulum pendidikan kesetaraan nasional.
Kerja sama tersebut sebelumnya telah dibangun melalui nota kesepahaman antara Rutan Gresik, Dispendik melalui UPT SKB dan PATTIRO. Kolaborasi ini diarahkan untuk memastikan warga binaan tetap mendapatkan akses pendidikan selama berada di dalam rutan.
Pendidikan Jadi Bekal Kembali ke Masyarakat
Kepala Rutan Gresik Dhimas Isdwiyono mengatakan pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam pembinaan moral dan intelektual warga binaan.
Menurutnya, program Kejar Paket C memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.
“Pendidikan merupakan bekal penting untuk meningkatkan kualitas diri dan mempersiapkan mereka agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik,” ujar Dhimas, Selasa (6/10/2026).
Rutan Gresik juga mendorong program pembinaan yang berkelanjutan melalui sinergi dengan instansi pemerintah dan pihak eksternal.
Diharapkan Dapat Meraih Ijazah Kesetaraan
Program Kejar Paket C diharapkan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh ijazah resmi pendidikan kesetaraan.
Dengan demikian, pembinaan di Rutan Gresik tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan masa pidana, tetapi juga memberikan bekal pengetahuan dan pendidikan bagi warga binaan sebelum kembali menjalani kehidupan di masyarakat.