Kanalgresik.com – PC GP Ansor Gresik bersama Satkorcab Banser Gresik mendorong kader lebih aktif memanfaatkan media sosial untuk memublikasikan kegiatan organisasi. Upaya tersebut diperkuat melalui bimbingan teknis (bimtek) media sosial dan konten digital yang diikuti perwakilan PAC GP Ansor serta tim media Satkoryon Banser se-Kabupaten Gresik di Gedung PCNU Gresik, Ahad (11/10/2026).
Kegiatan ini berangkat dari pentingnya publikasi digital dalam memperkenalkan kiprah organisasi kepada masyarakat. Berbagai kegiatan sosial dan pengabdian di tingkat kecamatan hingga ranting dinilai perlu didokumentasikan serta disebarluaskan agar manfaatnya dapat diketahui lebih banyak orang.
Baca juga: Habib Abdullah Rifqy Ingatkan Bahaya Gawai Tanpa Pengawasan di Tabligh Akbar Gresik
Ketua Ansor Gresik Soroti Kesadaran Kader
Ketua PC GP Ansor Gresik, M. Ludfi Khambali Abdillah, menyebut kesediaan kader meluangkan waktu untuk mengelola media sosial masih menjadi tantangan.
Menurutnya, aktivitas organisasi yang berlangsung di lapangan perlu diimbangi dengan keterlibatan kader dalam mendokumentasikan dan menyampaikan informasi kepada publik.
“Ini tantangan yang tidak mudah. Karena dari kita sendiri yang punya kesadaran untuk meluangkan waktu, berkenan aktif di media sosial itu ternyata juga masih sangat jauh dari kelompok lainnya,” ujar Ludfi.
Ia mengajak kader menerjemahkan kecintaan terhadap organisasi melalui kontribusi nyata, termasuk mengambil peran dalam publikasi digital.
Dokumentasi yang dikelola dengan baik dapat membantu memperkenalkan kegiatan organisasi, menjadi sumber inspirasi bagi kader di wilayah lain, serta memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Baca juga: PCNU Gresik Soroti Peran SMANUSA dalam Mencetak Generasi Berkarakter
Media Sosial Jadi Penghubung Antarkader
Ansor dan Banser memiliki jaringan kegiatan hingga tingkat kecamatan dan ranting. Jaringan tersebut menjadi potensi untuk membangun komunikasi yang lebih luas melalui media sosial.
Melalui konten foto, video, dan narasi yang informatif, kegiatan organisasi tidak hanya tersimpan sebagai dokumentasi internal, tetapi juga dapat menjadi sarana penyampaian informasi kepada publik.
Karena itu, pengelolaan media sosial membutuhkan konsistensi dan kemampuan menyajikan konten yang menarik tanpa mengabaikan ketepatan informasi. Publikasi juga perlu memperhatikan etika komunikasi agar pesan yang disampaikan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Kader Diminta Ikut Menjaga Marwah NU
Selain mendorong publikasi kegiatan, Ludfi mengajak kader berperan aktif ketika muncul narasi yang menyudutkan atau berpotensi mengganggu marwah Nahdlatul Ulama (NU).
Baca juga: Konfercab XXI NU Gresik Siap Digelar 13 Desember
Peran tersebut dapat dilakukan melalui penyampaian informasi yang benar, proporsional, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi sekaligus edukasi bagi masyarakat.
Bimtek yang digelar PC GP Ansor Gresik bersama Satkorcab Banser Gresik ini diharapkan meningkatkan keterlibatan kader dalam pengelolaan konten digital.
Penguatan kapasitas tersebut menjadi bagian dari upaya agar kegiatan dan pengabdian Ansor-Banser di berbagai wilayah Gresik dapat terdokumentasi lebih baik serta menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Editor : Radit