Kanalhresik.com – Bau menyengat dari sebuah kamar kos di Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, mengantarkan warga pada penemuan jenazah Agus Wijaya (45), Senin (12/10/2026) malam. Korban ditemukan tergeletak di lantai kamar sekitar pukul 19.00 WIB.
Lokasi penemuan berada di Jalan Veteran Gang 9H, Gang Menara IX, RT 4 RW 12. Saat ditemukan, pintu kamar dalam keadaan tertutup dari dalam.
Baca juga: Trans Jatim Gratis Sehari, Warga Gresik Nikmati Perjalanan Hemat hingga Mojokerto
Kapolsek Kebomas Kompol Tatak Sutrisno membenarkan kejadian tersebut. Petugas bersama warga dan pemilik kos membuka kamar setelah menerima laporan mengenai bau tak sedap dari lokasi.
Korban Terakhir Terlihat pada 8 Oktober
Berdasarkan keterangan saksi, Agus terakhir kali terlihat keluar kamar pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Salah seorang saksi, Reny Fitrianingsih, menyebut korban sempat mengeluhkan sakit lambung ketika terakhir bertemu.
Di dalam kamar, petugas menemukan obat lambung jenis omeprazole. Meski demikian, temuan tersebut belum dapat memastikan penyebab kematian korban.
Baca juga: Penyaluran Dana Desa untuk 330 Desa di Gresik Senilai Rp108,37 Miliar Tuntas
Polisi Lakukan Pemeriksaan di Lokasi
Setelah menerima laporan, anggota Polsek Kebomas mengamankan tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Gresik untuk melakukan pemeriksaan.
Hasil olah TKP dan pemeriksaan fisik luar oleh Tim Inafis bersama petugas pemulasaran RSUD Ibnu Sina Gresik tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.
Namun, pemeriksaan luar tersebut tidak serta-merta menjelaskan penyebab pasti kematian Agus.
Baca juga: Bea Cukai Gresik Musnahkan 9,1 Juta Rokok Ilegal, Potensi Negara Rp6,85 Miliar
Keluarga Menolak Autopsi
Sekitar pukul 21.30 WIB, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Pihak keluarga yang diwakili sepupu korban, Novi Nugraeni, menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi.
Polisi telah melakukan penanganan awal di lokasi. Informasi yang tersedia belum memastikan penyebab kematian korban.
Editor : Radit