Kanalgresik.com – Kebakaran melanda gudang serbuk kayu semi permanen di Dusun Jobong, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (13/10/2026) malam. Api merembet hingga membakar dua rumah warga dan satu unit truk bernomor polisi W 9782 M. Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung selama 6 jam 38 menit.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik menerima laporan kejadian pada pukul 20.25 WIB. Tiga menit kemudian, petugas diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.32 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses penaksiran.

Api Berawal dari Tumpukan Serbuk Kayu
Berdasarkan keterangan warga yang dihimpun petugas, api pertama kali terlihat dari sisi timur tumpukan serbuk kayu yang telah melalui proses pengovenan.

Kobaran kemudian membesar dan merembet ke area parkir truk. Panasnya api menyebabkan ban kendaraan pecah hingga menimbulkan suara keras yang mengundang perhatian warga sekitar.

Salah seorang warga, Suwarjo, mengatakan api tiba-tiba membesar sebelum warga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.

Damkar Gabungan Kerahkan Tiga Kendaraan
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet lebih luas. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pembasahan dan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Petugas Damkar Gresik, Sugiono, mengatakan penanganan kebakaran membutuhkan waktu sekitar 6,5 jam.

Dalam operasi tersebut, Damkar Gresik mengerahkan dua unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air. Penanganan juga dibantu tim pemadam kebakaran PT Petrokimia Gresik dan PT Pelindo Cabang Gresik.

Kerugian Masih Dihitung
Kebakaran mengakibatkan gudang serbuk kayu, dua rumah warga, serta satu unit truk terdampak. Hingga proses pemadaman dan pendinginan berakhir pada Rabu (14/10/2026) dini hari, petugas memastikan area terdampak telah ditangani untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Penyebab pasti kebakaran dan total kerugian belum disampaikan dalam laporan tersebut.