Kanalgresik.com – Pemerintah Kecamatan Duduksampeyan bersama unsur TNI, Polri, dan pemerintah desa menggelar sosialisasi bahaya narkotika dan psikotropika di Balai Desa Kandangan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda tentang risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus mendorong pencegahan sejak dini.

Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Duduksampeyan, M. Imron Rosyadi, menegaskan bahwa pencegahan narkoba perlu dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga dan pergaulan. Kepedulian masyarakat dinilai penting untuk membantu aparat mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga dan masyarakat. Generasi muda perlu dibekali pemahaman tentang bahayanya agar mampu menjaga diri, memilih pergaulan yang positif, dan tidak mudah terpengaruh ajakan penyalahgunaan narkoba,” ujar Imron.

Ia juga mengajak pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat lebih aktif merangkul remaja melalui kegiatan produktif dan inovatif. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat sekaligus menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan zat terlarang.

TNI Ingatkan Ancaman bagi Masa Depan Pemuda
Danramil 0817/11 Duduksampeyan, Kapten Arh Kuntoko S., turut mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat berdampak pada kesehatan fisik, kondisi mental, kehidupan sosial, hingga masa depan generasi muda.

Ia berharap sosialisasi tersebut membuat para pemuda semakin memahami risiko narkoba dan berani menolak ajakan untuk menggunakannya.

“Generasi muda adalah harapan dan penerus bangsa. Jangan sampai masa depan mereka rusak karena narkoba. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para pemuda semakin memahami bahayanya, mampu menjaga diri, dan berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” tegas Kuntoko.

Sosialisasi Disertai Dialog Interaktif
Kegiatan tersebut diisi pemaparan materi dari unsur pimpinan kecamatan, TNI, dan Polri. Peserta juga mengikuti dialog interaktif serta sesi tanya jawab mengenai pola peredaran narkoba, dampak kesehatan, dan konsekuensi hukum penyalahgunaan zat terlarang.

Melalui kegiatan ini, pemerintah kecamatan berharap pemuda dan masyarakat Desa Kandangan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkoba serta berperan aktif menjaga lingkungan.

Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, keluarga, dan masyarakat diharapkan berkelanjutan sehingga upaya mewujudkan Desa Kandangan yang bersih dari narkoba atau Bersinar dapat berjalan lebih efektif.