Kanalgresik.com – Bangunan bekas warung Sate Tepi Sawah di Jalan Raya Petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, terbakar pada Jumat (2/10/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran di sekitar lokasi yang tidak diawasi.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik melalui Call Center 112 pada pukul 13.27 WIB. Petugas Pos Damkarla Driyorejo berangkat dua menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.40 WIB.
Asap Tebal Terlihat dari Depan Lokasi
Kebakaran pertama kali diketahui Setio Budi, yang saat itu berada di sekitar Greensmart, tepat di depan bangunan bekas warung. Ia melihat kepulan asap tebal dari arah bangunan dan segera melaporkannya melalui layanan darurat 112.
Perwira piket Damkarla Gresik, Bakti Darmawan, mengatakan petugas langsung melakukan pemadaman setibanya di lokasi. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi menyala kembali.
Delapan Personel Dikerahkan
Damkarla Gresik mengerahkan satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil Panther dengan kekuatan delapan personel dari Pos Driyorejo.
Proses pemadaman hingga pembasahan berlangsung sekitar 35 menit dan selesai pukul 14.15 WIB. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Damkarla Ingatkan Bahaya Membakar Tanpa Pengawasan
Kepala Damkarla Kabupaten Gresik, Suyono, mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas pembakaran dalam kondisi api masih menyala.
Menurutnya, api yang tidak diawasi berisiko merembet, terutama jika berada dekat bangunan atau material yang mudah terbakar.
Setelah kondisi lokasi dinyatakan aman, seluruh personel kembali ke pos. Kebakaran di Petiken tersebut tercatat sebagai kejadian kebakaran keenam yang ditangani Damkarla Gresik selama Oktober 2026.