Kanalgresik.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Jabon resmi membuka Latihan Kader Muda (Lakmud) Jenggala 2026 di Aula MINU Jabon, Sidoarjo. Kegiatan kaderisasi ini diarahkan untuk membentuk pelajar Nahdlatul Ulama yang berintegritas, visioner, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
Lakmud Jenggala 2026 mengusung tema “Aktualisasi Nilai Aswaja dalam Pembentukan Kader yang Berintegritas, Visioner, dan Adaptif untuk Menjawab Tantangan Zaman.” Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penguatan kapasitas kader di tingkat kecamatan.
Baca juga: Tim Hukum Desak Kejati Jatim Periksa Dinas P2CKTR soal Sempadan Tebel
Pembukaan dihadiri perwakilan Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Sidoarjo, M. Sirojul, Ketua GP Ansor Jabon Dedik Baehaqi yang mewakili MWCNU Jabon, serta pengurus PAC Muslimat NU dan PAC Fatayat NU Jabon.
Lakmud Jadi Ruang Pembentukan Karakter
Ketua PAC IPNU Jabon, M. Imam Sufajar, mengatakan Lakmud tidak semestinya dipandang hanya sebagai agenda rutin organisasi. Menurutnya, kegiatan ini merupakan ruang pembentukan karakter sekaligus persiapan kader untuk menghadapi tantangan organisasi dan masyarakat.
“Lakmud Jenggala 2026 ini hadir sebagai wadah untuk mencetak kader-kader muda yang tidak hanya berakar kuat pada nilai-nilai Aswaja, tetapi juga memiliki integritas tinggi, pandangan yang visioner, serta kelincahan dalam beradaptasi,” ujarnya.
Ia berharap peserta mengikuti seluruh proses pengkaderan dengan sungguh-sungguh sehingga dapat membawa manfaat bagi perkembangan IPNU-IPPNU di Kecamatan Jabon.
Baca juga: Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 500 Orang, BGN Langsung Tutup Dapur SPPG Kalitengah
Kader NU Dituntut Adaptif terhadap Perubahan
Perwakilan PC IPNU-IPPNU Sidoarjo, M. Sirojul, menekankan pentingnya kemampuan kader menghadapi perkembangan teknologi dan modernisasi. Menurutnya, pelajar NU perlu meningkatkan daya saing tanpa kehilangan pijakan tradisi dan nilai keislaman.
Sementara itu, Dedik Baehaqi menyampaikan bahwa keberlanjutan perjuangan Nahdlatul Ulama membutuhkan generasi muda yang bersedia belajar, berproses, dan mengambil peran dalam organisasi.
Dukungan dari berbagai badan otonom NU di Jabon turut menandai pentingnya kolaborasi lintas generasi dalam menjaga keberlanjutan kaderisasi.
Baca juga: Tujuh Motor Hilang dalam Sehari, Surabaya hingga Gresik Dilanda Pencurian
Materi Kepemimpinan hingga Analisis Media
Selama kegiatan, peserta dijadwalkan mengikuti materi kepemimpinan, keorganisasian, Aswaja, manajemen organisasi, manajemen konflik dan pemecahan masalah, analisis gender, analisis media, serta wawasan kebangsaan.
Materi tersebut diharapkan membekali peserta dengan kemampuan berpikir kritis, mengelola organisasi, dan menyelesaikan persoalan secara terarah.
Melalui Lakmud Jenggala 2026, PAC IPNU-IPPNU Jabon berupaya menyiapkan kader yang tidak hanya memahami nilai organisasi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sosial.
Editor : Radit