Kanalgresik.com – Truk bermuatan cairan bahan baku sabun bernopol L 9112 UY terbalik di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, tepat di depan Masjid Agung Gresik, Kecamatan Kebomas, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Cairan yang tumpah membuat permukaan jalan licin hingga sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan tergelincir.

Kecelakaan tunggal tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Gresik. Petugas Satlantas Polres Gresik turun ke lokasi untuk mengantisipasi kecelakaan lanjutan dengan menaburkan pasir di atas permukaan jalan yang terkena tumpahan cairan.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan awal, truk sedang melaju dari arah timur ke barat, dari kawasan industri KIG menuju Bunder.

“Sopir berusaha menghindari pengendara sepeda motor yang melintas, kemudian membanting setir ke arah samping hingga truk akhirnya hilang kendali dan terbalik,” ujar Hariyazie, Senin (19/10/2026).

Hindari Sepeda Motor, Truk Kehilangan Kendali
Berdasarkan informasi dari pengemudi, truk tersebut mengangkut cairan bahan baku sabun dari kawasan industri KIG untuk dibawa menuju kawasan Ngoro, Mojokerto.

Saat melintas di depan Masjid Agung Gresik, pengemudi berupaya menghindari sepeda motor yang berada di jalurnya. Manuver tersebut membuat kendaraan kehilangan kendali hingga akhirnya terguling dan muatannya tumpah ke badan jalan.

Salah seorang pengendara Honda Beat bernopol W 6450 CV, Intan (19), warga Desa Giri, mengaku berada tepat di belakang truk ketika kejadian berlangsung.

“Saya belum sampai di posisi tengah jalan, tiba-tiba muatan truk di depan tumpah. Posisi saya tepat berada di bagian belakang truk tersebut,” tutur Intan.

Cairan Tumpah, Sejumlah Pemotor Tergelincir
Tumpahan cairan bahan baku sabun membuat permukaan aspal menjadi licin. Kondisi tersebut membahayakan pengendara yang melintas, terutama pengendara sepeda motor.

Sejumlah pemotor dilaporkan sempat tergelincir dan terjatuh ketika melewati jalur yang terkena cairan. Untuk mencegah bertambahnya korban, petugas kepolisian segera menaburkan pasir guna membantu mengurangi kelicinan jalan.

Polisi juga memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah (one way) sementara. Langkah ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus mendukung proses penanganan kecelakaan dan pembersihan jalan.

Polisi Lakukan Evakuasi dan Pendalaman
Hingga proses penanganan berlangsung, petugas masih melakukan evakuasi kendaraan serta membersihkan sisa cairan dari badan jalan. Kepolisian juga mendalami penyebab pasti kecelakaan dan melakukan pendataan kerugian materiil.

Pengendara yang melintas di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo diimbau berhati-hati, terutama selama proses pembersihan berlangsung. Permukaan jalan yang terpapar cairan licin berpotensi menyebabkan kendaraan kehilangan kendali.