Kanalgresik.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember melakukan perbaikan jalur rel di dua perlintasan sebidang di wilayah Probolinggo. Perbaikan dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keandalan prasarana dan keselamatan perjalanan kereta api.
Dua lokasi yang menjadi titik pekerjaan yakni JPL Nomor 13 Jorongan–Leces dan JPL Nomor 32 Jalan Raya Malasan.
Perbaikan dilakukan setelah ditemukan penurunan kondisi rel serta adanya akumulasi material yang mengganggu sistem drainase.
JPL 13 Jorongan-Leces Diperbaiki
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan pekerjaan tersebut penting untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Salah satu pembaruan dilakukan di JPL 13 dengan menggunakan beton Cellular Lightweight Concrete (CLC).
Material tersebut digunakan untuk menggantikan material konvensional seperti aspal atau kayu. Sistem tersebut dinilai lebih stabil dalam menghadapi beban berat dan getaran dinamis kereta api.
“Menjadi bagian dari upaya KAI meningkatkan keandalan perlintasan secara berkelanjutan,” ujar Cahyo, Rabu (19/8/2026).
Pekerjaan di JPL 13 meliputi penggantian rel R54 sepanjang 13 meter, pemasangan bantalan CLC, perbaikan drainase, serta pemadatan untuk mengembalikan kondisi geometri rel.
Ini Jadwal Buka-Tutup di JPL 13
Pekerjaan di JPL 13 Jorongan-Leces membutuhkan pengaturan lalu lintas. Sistem buka-tutup diberlakukan pada jam tertentu, sedangkan penutupan total dilakukan pada tanggal tertentu.
Berikut jadwalnya:
20–23 Agustus 2026: sistem buka-tutup pukul 22.00–05.00 WIB.
24, 25, dan 28 Agustus 2026: penutupan total sekitar pukul 02.30–06.00 WIB.
Pengguna jalan diimbau memperhatikan pengaturan petugas dan rambu yang dipasang selama pekerjaan berlangsung.
JPL 32 Malasan Ditutup 26 Agustus
Perbaikan juga dilakukan di JPL Nomor 32 Jalan Raya Malasan.
Untuk lokasi tersebut, KAI menjadwalkan penutupan total pada 26 Agustus 2026, mulai pukul 03.30 hingga 05.00 WIB.
KAI telah berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah untuk membantu mengatur arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Pengguna Jalan Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Masyarakat yang melintas di sekitar lokasi pekerjaan diminta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas.
Untuk kendaraan roda dua, pengguna jalan dapat memanfaatkan JPL 14 sebagai salah satu jalur alternatif.
Sementara bagi kendaraan roda empat, alternatif yang disarankan yakni melalui jalan tol maupun jalur non-tol.
Pengaturan tersebut dilakukan agar pekerjaan perbaikan jalur kereta dapat berlangsung aman sekaligus mengurangi potensi gangguan terhadap arus lalu lintas.
KAI mengimbau pengguna jalan memperhitungkan waktu perjalanan dan menghindari lokasi perlintasan ketika penutupan total diberlakukan.
Editor : Deni Adi Santoso