Kanalgresik.com – Seorang perempuan berusia 58 tahun, Dinatul Muslimah, warga Kelurahan Kemuteran, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, kehilangan perhiasan emas senilai Rp48 juta dalam dugaan kejahatan bermodus gendam pada Kamis (22/10/2026) pagi. Polisi kini menyelidiki laporan tersebut, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan RE Martadinata sekitar pukul 06.00 WIB, saat korban keluar rumah untuk membuang sampah ke tempat pembuangan di kawasan Kemuteran.

Berdasarkan keterangan korban dalam laporan kepolisian, sebuah minibus putih berhenti di tepi jalan. Salah satu penumpangnya kemudian memanggil korban dengan alasan menanyakan arah menuju Kecamatan Cerme.

Korban Diajak Masuk ke Minibus
Korban yang tidak menaruh curiga kemudian mendekati kendaraan tersebut. Saat berinteraksi, salah seorang penumpang disebut memegang tangan korban dan mengajaknya masuk ke dalam mobil.

Di dalam kendaraan, korban mengaku mengalami kebingungan dan mengikuti permintaan para pelaku untuk melepas perhiasan yang dikenakannya. Perhiasan tersebut terdiri atas satu gelang dan tiga cincin emas.

Menurut keterangan dalam laporan, perhiasan itu kemudian dibungkus menggunakan gulungan tisu dan dimasukkan ke kantong plastik hitam. Setelah itu, korban diturunkan kembali di tepi jalan.

Korban baru menyadari dirinya mengalami kerugian setelah minibus tersebut meninggalkan lokasi. Total nilai perhiasan yang dilaporkan hilang mencapai Rp48 juta.

Polisi Periksa CCTV dan Identifikasi Kendaraan
Kanit Reskrim Polsek Gresik Kota, Ipda Azis, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana tersebut. Ia menyampaikan bahwa anggota Reskrim telah bergerak melakukan penyelidikan di lapangan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar Jalan RE Martadinata untuk membantu mengidentifikasi kendaraan dan pihak-pihak yang diduga terlibat.

Berdasarkan identifikasi awal serta keterangan korban, nomor polisi minibus yang digunakan para pelaku diduga palsu. Salah seorang penumpang juga disebut mengenakan pakaian gamis saat berinteraksi dengan korban.

Informasi tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.

Warga Diimbau Waspada terhadap Modus Serupa
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap berhati-hati ketika berinteraksi dengan orang tidak dikenal, terutama saat berada seorang diri di jalan.

Warga sebaiknya menjaga jarak aman apabila dihentikan orang asing dengan alasan yang belum jelas dan tidak mudah mengikuti ajakan masuk ke kendaraan. Jika merasa terancam atau mengalami kejadian mencurigakan, utamakan keselamatan dan segera meminta bantuan.

Hingga berita ini disusun, penyelidikan masih berlangsung. Belum ada informasi mengenai penangkapan pihak yang diduga terlibat maupun pengungkapan keberadaan perhiasan yang dilaporkan hilang.