WNA Swiss Ditemukan Selamat di Bawean, Sempat Jelajah Kawasan Cagar Alam

Reporter : Deni Adi Santoso
Tim gabungan menemukan WNA asal Swiss dalam kondisi selamat setelah sempat dilaporkan tidak kembali di Pulau Bawean.

Kanalgresik.com – Pencarian warga negara asing (WNA) asal Swiss di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, berakhir dengan kabar baik. Messmer Philip ditemukan dalam kondisi selamat setelah sebelumnya dilaporkan tidak kembali selama dua hari.

Philip ditemukan tim gabungan pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Ia ditemukan saat berjalan kaki keluar dari Blok Gunung Besar, kawasan Cagar Alam Pulau Bawean.

Baca juga: Penyaluran Dana Desa untuk 330 Desa di Gresik Senilai Rp108,37 Miliar Tuntas

Sebelumnya, Philip diketahui meninggalkan homestay pada Jumat (18/9/2026) dan menuju kawasan sekitar Danau Kastoba untuk melakukan aktivitas spiritual. Sepeda motor yang digunakannya kemudian ditemukan di Desa Paromaan.

Pencarian Melibatkan Tim Gabungan
Laporan mengenai keberadaan Philip yang tidak diketahui kemudian ditindaklanjuti Polsek Tambak.

Pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Resort Konservasi Wilayah (RKW) 09 Gresik-Bawean, Koramil Tambak, KPH Bawean Lestari, perangkat desa serta masyarakat sekitar.

Informasi dari warga yang sempat melihat Philip berjalan kaki di sekitar permukiman dan persawahan turut membantu petugas menelusuri keberadaannya.

Sekitar dua jam setelah tim bergerak, Philip akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Philip Disebut Melakukan Perjalanan Spiritual
Setelah ditemukan, Philip dibawa ke Polsek Tambak untuk menjalani pemeriksaan dan memberikan keterangan mengenai aktivitasnya selama berada di Bawean.

Dari pemeriksaan awal, Philip menyampaikan bahwa perjalanan tersebut dilakukan secara mandiri untuk kepentingan spiritual.

Baca juga: Bea Cukai Gresik Musnahkan 9,1 Juta Rokok Ilegal, Potensi Negara Rp6,85 Miliar

Petugas juga tidak menemukan spesimen tumbuhan, satwa liar maupun bagian satwa dalam barang bawaan Philip.

Cagar Alam Punya Ketentuan
Meski Philip ditemukan dalam kondisi selamat, kejadian tersebut sekaligus menjadi perhatian terkait aktivitas masyarakat maupun wisatawan di kawasan konservasi.

Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur Nur Patria Kurniawan menegaskan bahwa keselamatan manusia tetap menjadi prioritas. Namun, ketentuan perlindungan kawasan konservasi juga harus dihormati.

Menurutnya, aktivitas apa pun di dalam cagar alam, termasuk kegiatan spiritual, perlu mengikuti aturan yang berlaku.

“Keselamatan manusia tetap menjadi prioritas, tetapi perlindungan kawasan tidak boleh diabaikan,” tegas Nur Patria.

Baca juga: Fasilitas Air dan Keramik Rusak, Pengelola Makam Panjang Leran Minta Perhatian

Petugas Lakukan Pendalaman
Setelah Philip ditemukan, RKW 09 Gresik-Bawean berkoordinasi dengan Polsek Tambak dan instansi terkait untuk melakukan pendalaman.

Petugas juga memastikan Philip memahami ketentuan terkait aktivitas di kawasan konservasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi wisatawan maupun masyarakat yang hendak menjelajah Bawean untuk memperhatikan kondisi medan serta status kawasan yang akan dikunjungi.

Bawean memiliki sejumlah destinasi alam yang menarik untuk dijelajahi. Namun, kawasan yang berstatus cagar alam memiliki aturan khusus yang perlu dipatuhi demi menjaga keselamatan pengunjung sekaligus kelestarian ekosistem.

Editor : Deni Adi Santoso

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru