Kanalgresik.com – Berawal dari usaha kecil di sebuah gang di Desa Legowo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Batik Bangsawan kini mampu menjangkau pasar internasional hingga Thailand dan New York, Amerika Serikat. Perkembangan usaha yang dirintis sejak 2016 tersebut mendapat dukungan pendampingan dari PT Petrokimia Gresik.
Perjalanan satu dekade usaha milik Midhiatul Fitriyah atau Fitri itu menjadi salah satu kisah pengembangan UMKM batik dalam momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober.
Baca juga: Dari 1.041 Pendaftar, 17 Mahasiswa Gresik Lolos BESTRO Petrokimia
Berawal dari Usaha Kecil
Fitri merintis Batik Bangsawan bersama almarhum suaminya pada 2016. Saat memulai usaha, ia menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari modal, pengetahuan produksi, hingga pemasaran.
“ Saya ini didampingi dari nol. Dulu saya hanya berdagang. Alhamdulillah sekarang bisa seperti ini,” ujar Fitri.
Kini, Batik Bangsawan mencatat omzet sekitar Rp70 juta per bulan dan membuka lapangan pekerjaan bagi sembilan orang dari lingkungan sekitar.
Pendampingan Petrokimia Gresik Perkuat Usaha
Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Nuril Huda, mengatakan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produk UMKM agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Dukungan tersebut mencakup akses permodalan, pelatihan, standardisasi produk, serta fasilitasi promosi dan pemasaran.
Baca juga: Petrokimia Gresik dan MUI Perluas Kolaborasi, Bidik Ekonomi Umat hingga Pembinaan Keluarga
Salah satu pencapaiannya adalah Batik Bangsawan memperoleh sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) pada 2025 melalui dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik.
Ikuti Pameran hingga Jangkau Pasar Global
Kesempatan memperluas pasar diperoleh melalui keikutsertaan dalam sejumlah pameran. Pada Trade Expo Indonesia 2025, Batik Bangsawan difasilitasi untuk bertemu calon pembeli mancanegara.
Langkah tersebut berlanjut melalui INACRAFT 2026 bersama UMKM binaan Pupuk Indonesia Group. Pemasaran yang sebelumnya berpusat di Gresik kemudian berkembang ke pasar nasional dan internasional, termasuk melalui pemanfaatan platform digital.
Batik Bangsawan juga meraih penghargaan Platinum dalam ajang Bina Mitra UMKM Award 2025.
Baca juga: Dirut Petrokimia Gresik Bawa Isu Talenta Hijau Indonesia ke Forum PBB New York
Buka Lapangan Kerja bagi Warga Sekitar
Pertumbuhan Batik Bangsawan turut memberikan dampak bagi masyarakat di sekitar tempat usaha. Saat ini, sembilan orang terlibat dalam kegiatan usaha tersebut.
Nuril Huda menyampaikan bahwa pengembangan UMKM batik tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta menjaga warisan budaya.
Fitri berharap Batik Bangsawan terus berkembang, semakin dikenal, dan dapat membawa nama Gresik menjangkau pasar yang lebih luas.
Editor : Deni Adi Santoso