Kanalgresik.com – Persaingan mendapatkan Beasiswa Petrokimia Gresik (BESTRO) 2026 cukup ketat. Dari 1.041 pendaftar, hanya 17 mahasiswa asal Gresik yang akhirnya ditetapkan sebagai penerima beasiswa jenjang S1/D4.

Program tersebut disertai komitmen bantuan pendidikan mencapai Rp1,774 miliar hingga 2030. Penandatanganan perjanjian BESTRO 2026 berlangsung di Gedung Diklat Petrokimia Gresik, Jumat (25/9/2026), dan dihadiri para penerima bersama orang tua.

Seleksi Diperketat
Petrokimia Gresik melakukan sejumlah penyesuaian dalam proses seleksi BESTRO tahun ini. Persyaratan administrasi diperketat dan sistem pembobotan dibuat lebih komprehensif.

Seleksi juga tidak hanya mempertimbangkan kemampuan akademik. Asesmen psikologi melibatkan institusi independen untuk melihat potensi pengembangan diri dan karakter calon penerima.

Dari seluruh tahapan tersebut, 17 mahasiswa dinyatakan lolos dan menjadi bagian dari Bestro For The Nation (Bestrion) ’26 dengan semangat “Bersama, Berdaya, Mengudara”.

Bantuan Sampai 2030
Penerima BESTRO mendapatkan dukungan berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang saku bulanan. Mereka juga memperoleh program pengembangan soft skill selama menjalani pendidikan.

Untuk angkatan 2026, total komitmen bantuan pendidikan mencapai Rp1.774.350.000 hingga para penerima menyelesaikan pendidikan pada 2030.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan program tersebut diarahkan bukan sekadar untuk membantu biaya kuliah, tetapi menjadi investasi dalam pengembangan sumber daya manusia Gresik.

Menurutnya, penerima beasiswa diharapkan tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga integritas, kemampuan beradaptasi dan kepedulian terhadap masyarakat.

BESTRO Sudah Jangkau 214 Mahasiswa
Program BESTRO S1/D4 telah menjangkau ratusan mahasiswa. Hingga 2026, jumlah penerimanya secara akumulatif mencapai 214 mahasiswa.

Dari jumlah tersebut, 152 penerima telah menyelesaikan pendidikan dan mulai memasuki dunia kerja maupun berkarya di masyarakat.

Petrokimia Gresik berharap keberlanjutan program tersebut dapat memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menghasilkan talenta yang mampu memberikan kontribusi setelah menyelesaikan pendidikan.

Bukan Hanya Biaya Kuliah
Salah satu penerima BESTRO S1 2026, Syela Priscilla Krisdiansih, menyambut program tersebut sebagai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik.

Menurut Syela, dukungan BESTRO tidak hanya membantu pembiayaan pendidikan. Program pengembangan soft skill juga memberikan ruang bagi penerima untuk meningkatkan kapasitas diri.

Ia berharap BESTRO dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak generasi muda Gresik memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

Dengan komitmen hingga 2030, BESTRO 2026 menjadi salah satu program Petrokimia Gresik yang diarahkan untuk membangun kapasitas generasi muda Gresik, tidak hanya selama berada di bangku kuliah tetapi juga ketika memasuki dunia kerja dan masyarakat.