KSPSI Perkuat Kerja Sama dengan Serikat Pekerja Malaysia

Reporter : Radit
KSPSI dan F SP NIBA memperkuat solidaritas dengan NUBE Malaysia serta membahas tantangan pekerja menghadapi digitalisasi, AI, dan otomasi./ Foto: KSPSI

Malaysia, Kanalgresik.com – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) memperkuat hubungan dengan gerakan serikat pekerja Malaysia melalui keikutsertaan dalam 26th Triennial Delegates Conference (TDC) 2026 dan peringatan 68 tahun National Union of Bank Employees (NUBE).

Kegiatan berlangsung pada 14–16 Agustus 2026 di NUBE Port Dickson Training Centre (PDTC), Port Dickson, Malaysia. Forum tersebut mempertemukan perwakilan serikat pekerja untuk membahas tantangan ketenagakerjaan sekaligus memperkuat solidaritas pekerja lintas negara.

Delegasi DPP KSPSI bersama Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa, dan Asuransi (F SP NIBA KSPSI) terdiri atas William Yani Wea, H. Mustopo, Achadian Meidyantoro, Dedeh Farihah, dan Ditha Julieta.

KSPSI dan NUBE Bahas Masa Depan Pekerja
Konferensi NUBE 2026 mengusung tema “Forged by Struggle, Strengthened by Unity, Driven by Solidarity.” Tema tersebut menekankan pentingnya persatuan dan solidaritas pekerja dalam menghadapi perubahan dunia kerja.

Salah satu agenda utama konferensi ialah International Panel Forum bertajuk “Challenges and the Future of Trade Unions in a Changing World.”

Forum tersebut membahas masa depan gerakan serikat pekerja di tengah perubahan ekonomi, perkembangan teknologi, dan pergeseran pola hubungan kerja.

Peserta juga membahas persoalan upah dan ketimpangan ekonomi di Malaysia. Kondisi low wages, high profits and rising inequality menjadi salah satu perhatian, terutama terkait kenaikan biaya hidup dan kesenjangan antara keuntungan perusahaan dengan kesejahteraan pekerja.

Perkembangan artificial intelligence (AI), otomasi, dan outsourcing turut menjadi perhatian. Teknologi dinilai akan mengubah jenis pekerjaan sekaligus meningkatkan kebutuhan terhadap kompetensi baru.

Karena itu, serikat pekerja perlu mengambil peran dalam memastikan transformasi teknologi tetap memberikan manfaat bagi pekerja. Program upskilling, reskilling, penguatan kompetensi, dan perundingan bersama menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan tersebut.

Digitalisasi Perbankan Jadi Perhatian
Bagi KSPSI dan F SP NIBA KSPSI, perkembangan teknologi tersebut memiliki kaitan erat dengan industri perbankan Indonesia.

Digitalisasi dan penerapan AI terus mengubah pola kerja di sektor perbankan. Karena itu, peningkatan kompetensi pekerja perlu berjalan beriringan dengan transformasi teknologi.

William Yani Wea mengatakan hubungan KSPSI dan NUBE perlu terus diperkuat, terutama melalui kerja sama sektoral di bidang perbankan.

“Hubungan persahabatan antara NUBE dan KSPSI telah terjalin dengan baik dan menjadi bagian penting dalam memperkuat solidaritas gerakan serikat pekerja di kawasan,” ujar William.

Ia mendorong kerja sama tersebut berkembang melalui pelatihan, pengembangan kapasitas, upskilling dan reskilling, serta pertukaran pengalaman dalam menghadapi digitalisasi dan perkembangan AI di sektor perbankan.

Penguatan Organisasi dan Regenerasi Jadi Fokus
Bendahara Umum DPP KSPSI H. Mustopo mengapresiasi penyelenggaraan konferensi sekaligus peringatan 68 tahun NUBE.

Ia berharap NUBE terus konsisten memperjuangkan kesejahteraan para anggotanya.

“Semoga NUBE terus menunjukkan keteguhan dan kerja keras dalam memperjuangkan kesejahteraan bagi para anggotanya,” kata Mustopo.

Sementara itu, Sekretaris Umum PP F SP NIBA KSPSI Achadian Meidyantoro menilai penguatan kapasitas organisasi menjadi fondasi penting bagi serikat pekerja dalam menghadapi perubahan.

Menurutnya, kerja sama dengan NUBE dapat mencakup manajemen organisasi, perencanaan strategis, tata kelola, penguatan struktur, organizing, hingga pengembangan keanggotaan.

“Pertukaran pengalaman dan praktik terbaik antara kedua organisasi diharapkan dapat membangun serikat pekerja yang lebih kuat, profesional, adaptif, dan berkelanjutan,” ujar Achadian.

Bendahara Umum PP F SP NIBA KSPSI Dedeh Farihah menambahkan bahwa keberlanjutan organisasi juga membutuhkan regenerasi kepemimpinan.

Ia mendorong perempuan dan generasi muda mendapat ruang lebih besar dalam kepemimpinan serikat pekerja.

“Pengembangan kepemimpinan perempuan dan generasi muda merupakan bagian penting dari keberlanjutan gerakan serikat pekerja,” kata Dedeh.

Program Women Leaders dan Young Leaders, pelatihan, kaderisasi, serta pertukaran pengalaman dinilai dapat memperkuat kapasitas calon pemimpin serikat pekerja.

KSPSI Perluas Jejaring Internasional
International Relations Officer KSPSI Ditha Julieta mengatakan kehadiran delegasi Indonesia dalam agenda NUBE menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan sekaligus bertukar pengalaman dengan gerakan serikat pekerja dari negara lain.

“Bagi KSPSI, kehadiran dalam NUBE TDC dan Anniversary NUBE bukan hanya tentang menghadiri sebuah kegiatan, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan mempererat hubungan dengan gerakan serikat pekerja dari berbagai negara,” ujarnya.

KSPSI dan F SP NIBA KSPSI selanjutnya mendorong kerja sama dengan NUBE agar lebih konkret, khususnya dalam pengembangan kompetensi pekerja sektor perbankan.

Pertukaran pengetahuan, pelatihan, upskilling, dan reskilling menjadi sejumlah bidang yang dapat dikembangkan bersama.

Kerja sama tersebut diharapkan membantu serikat pekerja menghadapi dampak digitalisasi, AI, otomasi, perubahan kebutuhan keterampilan, sekaligus tantangan regenerasi kepemimpinan.

Keikutsertaan KSPSI dalam TDC NUBE 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring internasional dan memperkuat solidaritas gerakan pekerja. Hubungan dengan NUBE diharapkan berkembang menjadi kerja sama sektoral yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi pekerja, khususnya di industri perbankan.

Editor : Deni Adi Santoso

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru