Kanalgresik.com – Tim sepak bola putri Gresik Generasi bersiap menguji kemampuan di Liga U-15 Hydroplus Regional Surabaya musim 2026–2027. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan pemain putri lokal sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk berkembang melalui kompetisi regional.
Liga tersebut berlangsung mulai Oktober 2026 hingga Mei 2027. Bagi Gresik Generasi, kompetisi ini bukan sekadar mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk meningkatkan kemampuan teknik, taktik, dan mental bertanding.
Baca juga: Lima Cabor Baru Masuk Proses Verifikasi KONI Gresik, Bidik Porprov Jatim 2027
Manager SSB Gresik Generasi, Agita Desi Dwijaning Ayu, mengatakan tim tersebut hadir sebagai wadah pembinaan bagi pesepak bola putri daerah yang ingin mengembangkan potensinya.
Menurut Agita, kesempatan bertanding sangat penting untuk mengukur kemampuan pemain sekaligus membangun kepercayaan diri mereka saat menghadapi lawan dari wilayah lain.
“Melalui kompetisi ini, para pemain diharapkan bisa menimba pengalaman bertanding, mengasah kualitas individu maupun tim, serta memupuk rasa percaya diri,” ujar Agita, Selasa (20/10/2026).
Kompetisi Jadi Sarana Evaluasi Pemain
Agita menegaskan, Gresik Generasi ingin membuktikan bahwa pesepak bola putri lokal memiliki potensi untuk bersaing apabila memperoleh kesempatan dan dukungan yang memadai.
Ia juga menilai sepak bola dapat membentuk karakter pemain sejak usia dini. Melalui latihan dan pertandingan, para pemain belajar tentang disiplin, kerja sama, sportivitas, serta daya juang.
Baca juga: Atlet Disabilitas Gresik Raih 15 Medali, Tembus Tiga Besar Keparprov Jatim
Keikutsertaan dalam Liga U-15 Hydroplus Regional Surabaya sekaligus menjadi tolok ukur hasil latihan yang selama ini dijalani tim. Evaluasi berkala diperlukan agar pelatih dan manajemen dapat mengetahui perkembangan pemain serta menentukan aspek yang perlu diperbaiki.
Pembinaan Jangka Panjang Jadi Prioritas
Head Coach Gresik Generasi, Gathot Wibisono, menyampaikan bahwa timnya lebih mengutamakan proses pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan.
“Target utama kami adalah pembinaan sepak bola putri. Yang paling penting itu istikamah dan berkelanjutan. Mengenai gelar juara, itu adalah bonus dari konsistensi latihan yang kami jalani,” tegas Gathot.
Ia menjelaskan, tim yang kuat membutuhkan proses panjang. Disiplin latihan dan kesungguhan pemain menjadi fondasi penting untuk membangun skuad yang mampu bersaing dalam jangka panjang.
Baca juga: Smanema Gresik Tembus Semifinal Bahlil Mini Soccer Usai Menang Dramatis Lewat Adu Penalti
Karena itu, Gresik Generasi tidak hanya ingin meningkatkan kemampuan teknis dan taktik para pemain. Tim juga berupaya membentuk mental bertanding yang tangguh dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Manajemen berharap dukungan orang tua, pelatih, masyarakat, dan pemangku kepentingan sepak bola di Kabupaten Gresik terus menguat agar pembinaan atlet putri dapat berjalan secara berkesinambungan.
Melalui kompetisi regional ini, Gresik Generasi menargetkan lahirnya pemain-pemain putri yang mampu berprestasi dan membawa nama Kabupaten Gresik ke tingkat yang lebih luas.
Editor : Deni Adi Santoso