Kanalgresik.com – Kontingen atlet disabilitas Kabupaten Gresik mencatat prestasi dalam Kejuaraan Paralimpik Provinsi (Keparprov) Jawa Timur 2026. Gresik mengoleksi 15 medali dan menempati juara umum III pada ajang yang berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Dari total medali tersebut, Gresik mengantongi 7 emas, 5 perak, dan 3 perunggu. Keparprov Jatim 2026 digelar di Lapangan Atletik Oentoeng Poedjadi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Unesa, Sabtu (19/9/2026).

Kirim 12 Atlet
Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Gresik, Andri Bagus Sugiarto, mengatakan kontingen Gresik diperkuat 12 atlet dan sembilan ofisial.

Para atlet bertanding dalam sejumlah nomor atletik berdasarkan klasifikasi disabilitas dan kelompok usia masing-masing.

Menurut Andri, capaian tersebut menjadi hasil evaluasi sekaligus modal untuk menyiapkan atlet menghadapi Pekan Paralimpiade Provinsi Jawa Timur III 2027.

Tujuh Emas dari Nomor Atletik
Tujuh emas Gresik diraih melalui sejumlah nomor pertandingan.

Khoirul Dwi Romadoni meraih emas tolak peluru disabilitas intelektual F20 putra kelompok usia 10–19 tahun. Hengky Firmansyah menjadi yang terbaik pada tolak peluru disabilitas netra F11–13 putra kelompok usia 20–35 tahun.

Nur Aisyah Maulidin menyumbangkan dua emas dari nomor lari 100 meter dan 200 meter disabilitas netra T11–13 putri kelompok usia 10–19 tahun.

Dua emas lainnya dipersembahkan Amanah Apreliany melalui lari 100 meter dan 400 meter disabilitas intelektual T20 putri kelompok usia 20–35 tahun. Satu emas tambahan diraih Arga Muji Pratama dari nomor lompat jauh cerebral palsy F35–38 putra kelompok usia 10–19 tahun.

Tambah Lima Perak dan Tiga Perunggu
Selain tujuh emas, kontingen Gresik membawa pulang lima medali perak.

Nada Safa Fitriya Mahya meraih perak pada nomor lompat jauh dan lari 100 meter. Nur Aisyah menambah perolehan melalui nomor lompat jauh, sedangkan Andri Bagus Sugiarto meraih perak pada nomor lompat jauh disabilitas netra putra.

Tiga medali perunggu masing-masing disumbangkan Nada Safa Fitriya Mahya dari tolak peluru, Hengky Firmansyah dari lempar cakram, dan Arga Muji Pratama melalui lari 400 meter.

Jadi Bahan Evaluasi
Andri menilai hasil Keparprov tidak hanya dilihat dari jumlah medali. Kejuaraan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan atlet dan menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki.

Hasil pertandingan akan menjadi bahan evaluasi NPCI Gresik dalam mematangkan pembinaan atlet untuk menghadapi kompetisi berikutnya, termasuk Peparprov Jawa Timur 2027.

Capaian 15 medali sekaligus menempatkan Gresik di posisi tiga besar klasemen Keparprov Jatim 2026, setelah Kota Kediri dan Kabupaten Sidoarjo.