Kanalgresik.com - Pengembangan olahraga di Kabupaten Gresik mulai diarahkan tidak hanya untuk mengejar prestasi atlet. DPRD Gresik tengah mendorong penyusunan regulasi yang diharapkan mampu menjadikan sektor olahraga sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.
Langkah tersebut dibahas dalam uji publik (public hearing) yang digelar DPRD Kabupaten Gresik untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).
Salah satu regulasi yang menjadi perhatian adalah Ranperda tentang Keolahragaan. Regulasi ini diharapkan dapat memberikan arah yang lebih jelas terhadap pengembangan olahraga di Gresik, mulai dari pembinaan atlet hingga pemanfaatan potensi ekonomi yang muncul dari aktivitas olahraga.
Dorongan menjadikan olahraga sebagai bagian dari penggerak ekonomi menunjukkan bahwa sektor tersebut mulai dipandang lebih luas. Olahraga tidak hanya berkaitan dengan pertandingan dan perolehan medali, tetapi juga memiliki potensi menciptakan aktivitas ekonomi melalui penyelenggaraan kompetisi, fasilitas olahraga, pembinaan atlet hingga keterlibatan pelaku usaha.
Pembahasan Ranperda tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan legislatif untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih terarah.
Dengan adanya payung hukum, pengembangan olahraga diharapkan tidak berjalan secara parsial. Pembinaan atlet, pengembangan sarana dan prasarana, serta keterlibatan masyarakat dan pihak swasta dapat diarahkan dalam satu kebijakan yang lebih terintegrasi.
Olahraga Tak Sekadar Mengejar Prestasi
Selama ini, keberhasilan olahraga kerap diukur dari prestasi atlet dalam berbagai kejuaraan. Namun, pengembangan sektor olahraga sebenarnya memiliki cakupan yang jauh lebih luas.
Berbagai kegiatan olahraga dapat menggerakkan sektor lain, seperti jasa penyelenggaraan pertandingan, usaha makanan dan minuman, perlengkapan olahraga, jasa transportasi, hingga sektor perhotelan ketika pertandingan berskala besar digelar.
Karena itu, Ranperda Keolahragaan diharapkan tidak hanya mengatur aspek pembinaan atlet, tetapi juga mampu membuka ruang bagi tumbuhnya ekosistem olahraga yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Uji publik menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan regulasi yang disusun tidak hanya berangkat dari perspektif pemerintah dan DPRD. Aspirasi masyarakat dibutuhkan agar aturan yang nantinya ditetapkan benar-benar menjawab kebutuhan pengembangan olahraga di Gresik.
Dorong Ekosistem Olahraga yang Lebih Terarah
Penyusunan regulasi keolahragaan juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet sejak tingkat paling bawah.
Pembinaan yang berkelanjutan dibutuhkan agar potensi atlet Gresik tidak berhenti pada kegiatan kompetisi lokal. Dengan sistem yang lebih terarah, atlet berprestasi dapat dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi di tingkat regional maupun nasional.
Di sisi lain, keberadaan berbagai cabang olahraga yang berkembang di masyarakat juga dapat menjadi modal untuk membangun ekosistem olahraga Gresik.
Termasuk cabang olahraga yang selama ini berkembang melalui komunitas dan organisasi olahraga. Jika dikelola secara profesional, aktivitas tersebut berpotensi melahirkan atlet sekaligus menciptakan ruang ekonomi baru.
Ranperda Keolahragaan yang tengah digodok DPRD Gresik diharapkan mampu menjembatani kebutuhan tersebut. Regulasi nantinya diharapkan memberikan kepastian mengenai arah pembinaan, pengembangan fasilitas, dukungan terhadap organisasi olahraga serta keterlibatan berbagai pihak dalam membangun olahraga daerah.
Dengan demikian, olahraga tidak lagi hanya dipandang sebagai aktivitas untuk mendapatkan prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan daerah yang memiliki dampak sosial dan ekonomi.