Kanalgresik.com - Warga Perumahan Griya Taman Asri Blok E/28, RT 09/RW 10, Kecamatan Kebomas, Gresik, dikejutkan dengan kemunculan ular piton di kandang ayam pada Selasa (25/8) pagi. Ular tersebut diketahui telah memangsa seekor ayam milik warga sebelum akhirnya dievakuasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik.

Ular pertama kali diketahui pemilik rumah, A'an, sekitar pukul 05.55 WIB. Saat itu, ia hendak memberi makan ayam peliharaannya di halaman belakang rumah.

Namun, kondisi kandang justru membuatnya terkejut. Seekor piton dengan panjang beberapa meter sudah berada di dalam kandang setelah memangsa ayam ternak miliknya.

Khawatir ular tersebut membahayakan keselamatan warga, A'an kemudian menghubungi saluran darurat Damkarla Gresik untuk meminta bantuan evakuasi.

Tujuh Personel Diterjunkan ke Lokasi
Perwira Piket Damkarla Gresik, Teguh Priyanto, mengatakan laporan diterima petugas pada pukul 05.55 WIB. Personel Damkar Pos Kota kemudian diberangkatkan sekitar lima menit setelah laporan diterima.

"Menerima laporan pada pukul 05.55 WIB, personel Damkar Pos Kota langsung meluncur ke lokasi pada pukul 06.00 WIB dan tiba sekitar pukul 06.17 WIB untuk melakukan tindakan evakuasi," ujar Teguh, Selasa (25/8).

Sebanyak tujuh personel dikerahkan dalam proses penanganan tersebut. Dengan menggunakan perlengkapan khusus, petugas berhasil mengamankan ular piton dari kandang ayam tanpa perlawanan berarti.

Evakuasi berlangsung sekitar delapan menit. Setelah ular berhasil diamankan, petugas memastikan kondisi kandang dan area sekitarnya kembali aman.

"Proses evakuasi dinyatakan selesai sekitar pukul 06.25 WIB. Petugas memastikan area kandang aman sebelum kembali ke Pos Kota," lanjutnya.

Dalam penanganan tersebut, Damkarla Gresik mengerahkan tujuh personel dan satu unit armada operasional Isuzu Panther.

Damkarla Imbau Warga Tak Tangkap Ular Sendiri
Teguh memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil juga ditaksir nihil, dengan pengecualian satu ekor ayam milik warga yang telah dimangsa ular.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri ketika menemukan ular maupun hewan berbahaya di lingkungan permukiman.

"Kami imbau masyarakat untuk tidak mengeksekusi sendiri dan segera melapor ke Damkar jika menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya di permukiman, agar evakuasi berjalan aman," pungkasnya.