Kanalgresik.com - Lingkungan pedesaan yang dikelilingi hamparan sawah tidak menyurutkan semangat siswa UPT SMP Negeri 28 Gresik untuk mengukir prestasi di tingkat nasional. Sekolah yang juga akrab dikenal dengan nama SMPN 2 Benjeng ini justru berhasil mendominasi jumlah delegasi Kabupaten Gresik yang akan berlaga di ajang Jambore Nasional (Jamnas) di Jakarta.
Dari total 32 pelajar yang terpilih mewakili Kota Pudak dalam perhelatan akbar kepanduan tersebut, 11 di antaranya merupakan anak didik dari SMPN 28 Gresik. Mereka kini bersiap mengikuti serangkaian kegiatan edukatif, rekreatif, hingga wawasan kebangsaan bersama ribuan anggota Pramuka dari seluruh pelosok Indonesia selama lebih dari sepekan.
Buktikan Kualitas Lewat Ekstrakurikuler
Kepala SMPN 28 Gresik, Mahmudiono, mengaku sangat bangga melihat semangat para siswanya yang mampu menembus ajang tertinggi bagi gerakan Pramuka di tanah air ini. Terlebih lagi, Jamnas kerap menjadi pintu seleksi awal menuju event kepramukaan berskala internasional.
Bagi Mahmudiono, kondisi geografis sekolah sama sekali bukan hambatan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang serius akan selalu membuahkan hasil positif.
“Kami tahun ini mengirimkan delegasi terbanyak dengan 11 siswa. Meski sekolah kami berada di kawasan pedesaan yang dikelilingi sawah, hal itu sama sekali tidak menurunkan semangat berkompetisi, khususnya dalam pembinaan ekstrakurikuler kepramukaan,” ungkap Mahmudiono.
Pesan Disiplin dari Wakil Bupati
Pemberangkatan kontingen Jamnas Kabupaten Gresik ini dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif. Di hadapan para peserta, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras para pelajar yang telah membawa nama baik daerah.
Alif berpesan agar momentum pertemuan dengan anggota Pramuka se-Nusantara ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menyerap ilmu baru, yang nantinya bisa dibagikan saat kembali ke kampung halaman.
“Pramuka merupakan ekstrakurikuler sekolah yang sangat efektif melatih kedisiplinan. Pengalaman dan ilmu yang didapat dari Jambore Nasional nanti harus ditularkan kepada teman-teman di sekolah,” pesan Alif memotivasi para peserta.
Keberangkatan delegasi ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi ajang pencarian pengalaman berharga bagi para pelajar, tetapi juga mampu terus mengangkat eksistensi dan kualitas pendidikan Kabupaten Gresik di kancah nasional.