DLH Gresik Uji Sampel Tanah Pascatumpahan Bahan Sabun, Pemilik Truk Dipanggil

Reporter : Deni Adi Santoso
Petugas DLH Gresik mengambil sampel tanah yang diduga terdampak tumpahan bahan baku sabun dari truk tangki di depan Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim.

Kanalgresik.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik mengambil sampel tanah dan cairan yang diduga tercemar tumpahan bahan baku sabun dari kecelakaan truk tangki di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, tepatnya di pertigaan depan Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Gresik.

Pengujian laboratorium dilakukan untuk mengetahui potensi pencemaran dan dampaknya terhadap lingkungan. DLH Gresik juga menjadwalkan pemanggilan manajemen perusahaan pemilik truk tangki guna meminta keterangan terkait insiden tersebut serta memastikan penanganan sisa tumpahan sesuai ketentuan.

Baca juga: Kapolres Gresik Pantau Simpang Tiga PLN Kebomas, Arus Pagi Jadi Fokus Pengamanan

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Gresik, Jauzi, menjelaskan timnya melakukan verifikasi lapangan pada Selasa (20/10/2026).

Dari hasil pemeriksaan, cairan yang tumpah dari truk tangki bernomor polisi L 9112 UY meluber ke badan jalan dan trotoar. Material tersebut membuat permukaan jalan licin dan sempat menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh.

“Bahan yang tumpah ini unik. Pada malam hari atau saat suhu dingin, cairan tersebut membeku menjadi padatan lunak berwarna putih. Namun ketika siang hari terkena terik matahari, materialnya kembali mencair sehingga membuat jalan dan trotoar sangat licin,” ujar Jauzi.

Sampel Tanah dan Cairan Diuji di Laboratorium
DLH Gresik mengambil sampel cairan tumpahan serta tanah yang terindikasi tercemar di sekitar lokasi kejadian. Pengambilan sampel dilakukan di area Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo hingga Jalan Mayjend Sungkono.

Hasil pengujian laboratorium nantinya menjadi dasar untuk mengetahui kondisi material dan potensi dampaknya terhadap lingkungan, sekaligus menentukan langkah penanganan atau pemulihan yang diperlukan.

Baca juga: Kapolres Gresik Pantau Gatur Pagi di Simpang Tiga PLN Kebomas, Arus Lalu Lintas Jadi Perhatian

Jauzi menjelaskan, ketika petugas DLH tiba untuk melakukan verifikasi, truk yang mengalami kecelakaan sekitar pukul 14.00 WIB tersebut telah dievakuasi. Sopir truk juga telah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan medis.

Perusahaan Diminta Menuntaskan Pembersihan
Penanganan awal tumpahan dilakukan dengan bantuan serbuk kayu yang disediakan perusahaan untuk menyerap cairan di jalan. Petugas DLH bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik kemudian bergotong royong membersihkan material yang tercecer.

Sisa material dan tanah yang bercampur cairan dimasukkan ke dalam karung, lalu diangkut oleh pihak angkutan perusahaan untuk diamankan di gudang mereka.

Baca juga: BFI Finance Serahkan Mesin Pencacah Sampah untuk Warga Sidomoro Gresik

Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas di lapangan, truk tangki tersebut merupakan milik PT Maritim Kencana Sakti yang berdomisili di Surabaya.

DLH Gresik juga melayangkan surat pemanggilan kepada manajemen perusahaan untuk dimintai keterangan resmi. Perusahaan diminta memastikan sisa tumpahan di fasilitas umum dibersihkan secara menyeluruh dan limbah hasil pembersihan dikelola sesuai ketentuan lingkungan hidup.

Langkah lanjutan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan insiden tidak berhenti pada pembersihan jalan, tetapi juga memperhatikan potensi dampak lingkungan. Kepastian mengenai tingkat pencemaran masih menunggu hasil uji laboratorium.

Editor : Deni Adi Santoso

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru