Kanalgresik.com – Masyarakat Kabupaten Gresik yang belum memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan aktif tetap bisa mendapatkan layanan pengobatan gratis di RSUD Ibnu Sina melalui program Universal Health Coverage (UHC). Warga cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat melakukan pendaftaran.
Kemudahan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan tidak diskriminatif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: Gus Yani Apresiasi Pengabdian Washil Selama 5 Tahun 1 Bulan Menjabat Sekda Gresik
UHC Permudah Warga Berobat Tanpa BPJS Aktif
Pasien yang ingin memanfaatkan program UHC cukup menyampaikan kepada petugas pendaftaran bahwa mereka akan menggunakan layanan tersebut dengan menunjukkan KTP.
Kasubag Tata Usaha RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, Ahmad Rifa’i, mengatakan pihak rumah sakit terus mengawal instruksi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani agar seluruh petugas memberikan pelayanan prima dan berkeadilan.
“Bupati sangat tegas terkait standar pelayanan prima yang wajib diberikan kepada warga. Jika ada bentuk diskriminasi, beliau memantau langsung. Bagi pasien yang belum ber-BPJS, prosesnya sangat simpel: cukup bawa KTP dan sampaikan ke petugas pendaftaran bahwa ingin memanfaatkan program UHC,” ujar Rifa’i.
Gedung Tujuh Lantai Tampung 26 Klinik Spesialis
Selain memberikan kemudahan administrasi, RSUD Ibnu Sina juga memperkuat fasilitas pelayanan melalui pengoperasian Gedung Rawat Jalan dan Diagnostik Terpadu setinggi tujuh lantai.
Gedung tersebut menampung 26 klinik spesialis rawat jalan yang ditata dalam satu kawasan pelayanan. Fasilitas pendaftaran, kasir, radiologi, dan farmasi dipusatkan di lantai satu untuk memudahkan akses pasien.
Baca juga: Hak Rawat Kelas 1 Dipertanyakan, Keluarga Pasien Soroti Pelayanan RS Nyai Ageng Pinatih Gresik
Sementara itu, laboratorium serta sejumlah layanan spesialis, seperti psikologi, kesehatan jiwa, telinga hidung tenggorokan (THT), dan kulit, berada di lantai dua.
Layanan spesialis lainnya, termasuk jantung, saraf, penyakit dalam, urologi, hingga ortopedi, juga ditata secara terintegrasi untuk mendukung pelayanan pasien.
Pelayanan Terpadu Tuai Apresiasi
Peningkatan pelayanan di RSUD Ibnu Sina mendapat apresiasi dari Ipda Purnomo, anggota kepolisian asal Kabupaten Lamongan yang berkunjung ke rumah sakit tersebut.
Ia mengaku terkesan dengan penataan alur pelayanan dan keramahan tenaga medis saat berinteraksi dengan pasien di ruang tunggu.
Baca juga: Edy Hadisiswoyo Pegang Kendali Sekda Gresik Sementara, Program Beasiswa Rp7 Miliar Jadi Sorotan
“Pelayanan di rumah sakit ini sudah sangat luar biasa. Saya keliling dan bertanya langsung ke pasien yang berobat, tanggapannya sangat positif. Apa yang dilakukan Pemkab Gresik dalam memberikan jaminan kesehatan yang berpihak kepada rakyat ini layak menjadi percontohan bagi daerah lain,” ungkap Purnomo.
Apresiasi serupa disampaikan Niki, pasien asal Kecamatan Balongpanggang. Ia menilai proses penanganan medis di Gedung Rawat Jalan dan Diagnostik Terpadu RSUD Ibnu Sina berlangsung nyaman, cepat, dan informatif tanpa kendala administrasi.
Melalui penguatan fasilitas dan kemudahan akses layanan kesehatan lewat program UHC, RSUD Ibnu Sina diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan berkualitas serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gresik.
Editor : Deni Adi Santoso