RSUD Gresik Sehati Perkuat Akses Rujukan Ibu dan Bayi, Tiga Kecamatan Jadi Perhatian

Reporter : Radit
Plt Direktur RSUD Gresik Sehati dr. Riyan Charlie Milyantono menyapa dan berinteraksi dengan pasien di area pelayanan rumah sakit.

Kanalgresik.com – Akses penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi menjadi perhatian RSUD Gresik Sehati. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Gresik tersebut memperkuat sistem rujukan melalui inovasi Kantong Siaga Ibu dan Bayi (KASIBA).

Program ini diarahkan untuk mempercepat koordinasi antara rumah sakit, puskesmas, Dinas Kesehatan, dan praktik mandiri bidan. Dengan koordinasi yang lebih terarah, pasien diharapkan memperoleh penanganan sesuai kebutuhan medis tanpa keterlambatan rujukan.

Baca juga: Pemkab Gresik Dorong Deteksi Dini AIDS, TBC, dan Malaria Usai Raih ATM Award 2026

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Gresik Sehati, dr. Riyan Charlie Milyantono, mengatakan penguatan sistem rujukan menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menekan risiko kematian ibu dan bayi.

Tambak, Kedamean, dan Driyorejo Jadi Perhatian
Berdasarkan peta survei kematian ibu dan anak yang disampaikan pihak rumah sakit, terdapat tiga kecamatan yang membutuhkan pencermatan lebih lanjut. Ketiganya adalah Tambak, Kedamean, dan Driyorejo.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penguatan sistem rujukan maternal dan neonatal. Terutama untuk memastikan pasien dengan kondisi darurat memperoleh akses pelayanan medis yang sesuai.

RSUD Gresik Sehati menerima rata-rata 5 hingga 10 pasien kebidanan dan kandungan setiap hari. Angka tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan ibu dan kehamilan.

"Rujukan itu bukan sekadar memindahkan pasien dari satu fasilitas kesehatan ke rumah sakit. Namun, bagaimana memastikan pasien tiba di fasilitas yang tepat, kondisinya terus terpantau selama perjalanan, dan tim medis rumah sakit penerima sudah siap memberikan pertolongan saat pasien datang," kata dr. Riyan.

KASIBA Perkuat Komunikasi Sebelum Pasien Dirujuk
Penguatan koordinasi melalui KASIBA mulai dirintis sejak 2025. Selanjutnya, pada 10 Juni 2026, RSUD Gresik Sehati menggelar forum optimalisasi sistem rujukan bersama tim puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Baca juga: Pemkab Gresik dan PT Smelting Raih Apresiasi Nasional atas Kontribusi di Bidang Kesehatan

Forum tersebut membahas penyamaan persepsi dan kelancaran komunikasi antara fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan rumah sakit rujukan. Pertemuan juga menginventarisasi kebutuhan teknis untuk menangani kegawatdaruratan maternal dan neonatal.

Melalui KASIBA, koordinasi dilakukan sejak deteksi dini risiko kehamilan. Prosesnya berlanjut pada komunikasi sebelum rujukan, kesiapan tim medis penerima, hingga penanganan setelah pasien tiba.

Siapkan Layanan Spesialis dan Fasilitas Rumah Sakit
Untuk mendukung pelayanan tersebut, RSUD Gresik Sehati menyiagakan layanan spesialis, terutama bidang Obstetrik dan Ginekologi (Obgyn) serta layanan kegawatdaruratan maternal dan neonatal melalui PONEK.

Dukungan tenaga medis mencakup dokter spesialis bedah, obgyn, penyakit dalam, dan dokter spesialis anak.

Baca juga: RS Wates Husada Perkuat Edukasi Antinarkoba, Dorong Akses Pemulihan bagi Masyarakat Gresik Selatan

Dari sisi infrastruktur, rumah sakit ini memiliki gedung utama lima lantai. Fasilitasnya mencakup pelayanan rawat jalan, ruang manajemen, rawat inap, Intensive Care Unit (ICU), hingga instalasi kamar operasi.

dr. Riyan berharap fasilitas tersebut dapat memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga Gresik Selatan. Dengan demikian, masyarakat memiliki pilihan layanan medis tingkat lanjut tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

"Kami ingin memastikan setiap pasien yang membutuhkan penanganan segera bisa langsung tertolong sesuai standar indikasi medisnya," tegasnya.

Penguatan sistem KASIBA diharapkan membantu meningkatkan koordinasi rujukan. Kecepatan komunikasi dan kesiapan tenaga medis menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan keselamatan ibu dan bayi.

Editor : Deni Adi Santoso

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru