Kanalgresik.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik memperkuat pengawasan terhadap tahanan pendamping (tamping) melalui pengarahan mengenai kedisiplinan, kepatuhan terhadap instruksi petugas, serta etika selama menjalankan tugas. Pelanggaran terhadap aturan dapat menjadi bahan evaluasi status tamping.
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Dhimas Isdwiyono, menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada tamping harus dijalankan secara bertanggung jawab. Mereka diminta mengikuti prosedur, menjaga ketertiban, dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan rutan.
“Jangan sampai kepercayaan yang sudah diberikan justru disalahgunakan. Apabila terjadi pelanggaran, tentu akan langsung menjadi bahan evaluasi terhadap statusnya sebagai tamping. Laksanakan tugas sesuai aturan dan ikuti setiap arahan petugas,” tegas Dhimas.
Kepatuhan Jadi Perhatian Utama
Dalam pengarahan tersebut, seluruh tamping diingatkan agar menjalankan tugas sesuai ketentuan dan tidak mengambil tindakan di luar kewenangannya. Kepatuhan terhadap instruksi petugas menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
Dhimas juga mengingatkan agar tamping tidak melakukan tindakan spekulatif yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Selain kedisiplinan kerja, aspek etika dan sopan santun turut menjadi perhatian. Tamping diminta menjaga hubungan baik dengan petugas maupun sesama warga binaan agar suasana rutan tetap aman dan kondusif.
Tamping Diberi Ruang Menyampaikan Kendala
Pengarahan dilanjutkan dengan dialog interaktif yang memberikan kesempatan kepada para tamping untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, serta kendala teknis selama menjalankan tugas.
Melalui forum tersebut, pihak rutan berharap komunikasi dan koordinasi antara petugas dengan tamping dapat berjalan lebih baik. Masukan dari para tamping juga menjadi ruang untuk mengetahui kendala yang muncul dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Pengawasan Berjalan Seiring Pembinaan
Penguatan pengawasan terhadap tamping merupakan bagian dari upaya Rutan Kelas IIB Gresik menjaga kelancaran operasional sekaligus mendukung program pembinaan warga binaan.
Pelaksanaan tugas yang tertib, kepatuhan terhadap aturan, serta komunikasi yang baik diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.