Kanalgresik.com – Ketergantungan pasokan oksigen medis dari daratan menjadi salah satu tantangan pelayanan kesehatan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Untuk mengurangi risiko keterlambatan pengiriman tabung oksigen, anggota DPRD Gresik dari Fraksi PKB, Syahrul, mengusulkan pengadaan mesin generator oksigen mandiri yang ditargetkan direalisasikan pada 2027.
Usulan tersebut diarahkan untuk memperkuat ketersediaan oksigen medis di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan distribusi logistik. Selain penyediaan generator, Syahrul juga meminta Pemerintah Kabupaten Gresik memprioritaskan pemenuhan kebutuhan tenaga medis agar pelayanan kesehatan masyarakat Bawean semakin optimal.
Generator Oksigen untuk Mengurangi Ketergantungan Logistik
Selama ini, kebutuhan oksigen medis di Bawean bergantung pada pengiriman tabung dari daratan. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pemenuhan kebutuhan ketika distribusi mengalami keterlambatan.
Pengadaan generator oksigen dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk memperkuat kemandirian pasokan medis di pulau tersebut. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kebutuhan oksigen diharapkan dapat dipenuhi lebih cepat tanpa sepenuhnya bergantung pada pengiriman dari luar wilayah.
“Oleh karena itu, saya mengusulkan penyediaan generator oksigen agar segera direalisasikan pada 2027, mengingat kebutuhan ini sangat mendesak bagi warga Bawean,” tegas Syahrul.
Meski demikian, usulan tersebut masih perlu ditindaklanjuti melalui perencanaan dan pembahasan anggaran pemerintah daerah.
Tenaga Medis Juga Perlu Menjadi Prioritas
Selain persoalan ketersediaan oksigen, Syahrul meminta Pemkab Gresik memperhatikan kebutuhan tenaga medis di Bawean. Menurutnya, fasilitas kesehatan yang memadai perlu didukung tenaga kesehatan yang cukup agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Ketersediaan tenaga medis dan pasokan oksigen merupakan dua kebutuhan penting yang saling berkaitan dalam mendukung penanganan pasien, terutama mereka yang membutuhkan bantuan pernapasan dan perawatan segera.
Karena itu, kedua kebutuhan tersebut diharapkan masuk dalam prioritas perencanaan anggaran Kabupaten Gresik pada 2027.
Mendorong Pemerataan Pelayanan Kesehatan
Tantangan geografis membuat masyarakat di wilayah kepulauan membutuhkan dukungan layanan kesehatan yang mampu menjangkau kebutuhan mereka secara berkelanjutan.
Syahrul berharap pengadaan generator oksigen dan pemenuhan tenaga medis dapat memperkuat layanan kesehatan di Bawean. Langkah tersebut diharapkan mengurangi hambatan akibat distribusi logistik sekaligus mendukung pemerataan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan.
Realisasi usulan itu selanjutnya bergantung pada pembahasan serta keputusan anggaran pemerintah daerah.