kanalgresik – Setelah vakum sejak 2019, Karnaval Gresik kembali digelar pada Jumat (29/8/2026) untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kembalinya pesta rakyat di jalanan Gresik itu disambut antusias masyarakat yang sudah lama menantikan hiburan serupa.
Ada pemandangan berbeda yang terasa dalam karnaval tahun ini. Jika selama bertahun-tahun masyarakat lebih akrab dengan lalu lalang kendaraan, khususnya truk yang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari di jalanan Gresik, kali ini ruas jalan dipenuhi rombongan karnaval dan warga yang datang untuk menikmati hiburan.
Baca juga: Gresik Utara Disorot: Limbah Tambak Udang dan Galian C Ancam Lingkungan
Sejumlah peserta dari kalangan pelajar, instansi pemerintah, komunitas, kelompok seni, hingga unsur budaya ikut ambil bagian. Mereka menampilkan beragam atraksi, mulai dari marching band, pasukan budaya, pertunjukan seni, kendaraan hias hingga aksi komunitas.
Ribuan warga memadati sejumlah titik sepanjang rute karnaval. Mereka rela berdiri di tepi jalan untuk melihat langsung rombongan yang melintas.
Kehadiran kembali Karnaval Gresik menjadi perhatian tersendiri lantaran kegiatan tersebut terakhir kali digelar pada 2019. Setelah itu, masyarakat harus menunggu sekitar tujuh tahun hingga agenda hiburan rakyat tersebut kembali hadir.
Baca juga: Laut Jawa Mengamuk, 8 Paskibraka Bawean Tertahan di Gresik
Bagi warga, karnaval bukan sekadar parade. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga sekaligus menikmati pertunjukan yang selama ini jarang mereka saksikan di jalanan Gresik.
Selama karnaval vakum, suasana jalanan Gresik lebih banyak diisi aktivitas lalu lintas dan kendaraan berat. Lalu lalang truk menjadi pemandangan yang cukup akrab bagi masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Karena itu, perubahan suasana jalan saat karnaval berlangsung terasa cukup mencolok. Ruas jalan yang biasanya dilintasi kendaraan kini berubah menjadi panggung terbuka bagi seni, budaya dan kreativitas masyarakat.
Baca juga: Baru Satu Lagu, Konser Adella di Gresik Dibubarkan Usai Penonton Baku Hantam
Karnaval Gresik 2026 sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap ruang hiburan publik. Setelah sekian lama tidak digelar, warga kembali mendapatkan kesempatan menikmati pesta rakyat di jalanan kota.
Kembalinya kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi dapat menjadi agenda yang terus dirawat dan dikembangkan sebagai ruang hiburan, ekspresi seni, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Gresik.
Editor : Radit