RLD Latih Puluhan Mahasiswa BEM FH UPN Veteran Jatim Kuasai Jurnalistik dan Media Digital

Reporter : Deni Adi Santoso
Deni Adi Santoso Saat Mengajak Mahasiswa Praktik Langsung. / Foto : Ali Masduki

Kanalgresik.com - Rumah Literasi Digital (RLD) memberikan pelatihan jurnalistik kepada 20 mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UPN “Veteran” Jawa Timur dalam kegiatan Aksara Media, Pelatihan Jurnalistik BEM FH UPN “Veteran” Jatim di Markas RLD, Jalan Makam Peneleh No.46, Surabaya, Minggu (13/9/2026).

Pelatihan yang digelar atas kolaborasi BEM FH UPN “Veteran” Jawa Timur dengan RLD tersebut membekali mahasiswa dengan berbagai keterampilan jurnalistik dan produksi informasi digital. Materi yang diberikan meliputi teknik menulis berita, artikel SEO-friendly, etika jurnalistik, fotografi jurnalistik, penyuntingan berita hingga pengelolaan media sosial.

Baca juga: Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan Dapat Apresiasi Diskominfo Jatim

Peserta berasal dari mahasiswa lintas angkatan, mulai 2024 hingga 2026. Kegiatan ini diarahkan terutama untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa yang bergerak di bidang hubungan dan komunikasi organisasi.

RLD Bekali Mahasiswa dengan Etika hingga Teknik Jurnalistik
Direktur Rumah Literasi Digital (RLD), Andika Ismawan, menjadi salah satu narasumber dengan memberikan materi mengenai Kode Etik Jurnalistik.

Sementara teori penulisan berita disampaikan Bambang Widodo, S.H., jurnalis Siaga Indonesia. Materi teknik foto jurnalistik diberikan Ali Masduki dari Pewarna Foto Indonesia (PFI) Surabaya.

Pada sesi terakhir, peserta mendapatkan materi mengenai media sosial dan net media yang disampaikan Deni Adi Santoso.

Andika mengatakan mahasiswa memiliki posisi penting dalam ekosistem informasi digital. Karena itu, kemampuan jurnalistik tidak hanya berkaitan dengan teknik menulis, tetapi juga bagaimana informasi diproduksi dan disampaikan secara bertanggung jawab.

“Kami melihat mahasiswa sebagai bagian penting dari ekosistem informasi di era digital. Karena itu, kemampuan jurnalistik tidak hanya soal bagaimana menulis berita, tetapi juga bagaimana memahami etika, melakukan verifikasi informasi dan menyampaikan sesuatu secara bertanggung jawab,” ujar Andika.

BEM FH UPN Ingin Tak Tertinggal Perkembangan Teknologi
Ketua BEM Fakultas Hukum UPN “Veteran” Jawa Timur, Herlambang Sudrajad, mengatakan pelatihan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa, khususnya pengurus bidang hubungan dan komunikasi, untuk meningkatkan kemampuan jurnalistik sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Jadi, kami hari ini datang ke Rumah Literasi Digital bersama teman-teman. Kita ingin belajar tentang jurnalistik, penulisan dan juga bagaimana cara kita untuk menyesuaikan diri di era digital,” ujar Herlambang.

Menurutnya, kemampuan komunikasi organisasi perlu terus dikembangkan agar tidak tertinggal oleh perubahan teknologi. Karena itu, BEM FH UPN “Veteran” Jatim berharap kolaborasi dengan RLD tidak berhenti pada pelatihan tersebut.

“Harapan saya teman-teman dari BEM, terutama bidang hubungan komunikasi, tidak tertinggal oleh kemajuan teknologi. Maka dari itu kita mengajak Rumah Literasi Digital ini untuk bekerja sama sehingga nantinya kerja sama ini tidak hanya selesai di sini dan bisa menjadikan teman-teman ini sebagai penulis dan jurnalis yang baik,” katanya.

Baca juga: Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 Siap Digelar di Surabaya

20 Mahasiswa Ikuti Pelatihan
Herlambang menjelaskan peserta pelatihan dibatasi sebanyak 20 mahasiswa karena menyesuaikan kapasitas kegiatan. Peserta berasal dari lintas angkatan di lingkungan Fakultas Hukum UPN “Veteran” Jawa Timur.

“Karena ini kuota terbatas, jadi kita hanya pilih 20 orang yang mendaftar dan ini adalah lintas angkatan dari angkatan 2024 hingga 2026 Fakultas Hukum UPN Jawa Timur,” ujarnya.

Salah satu peserta, Audrey Christie Wijanarko, mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti pelatihan.

Mahasiswa yang tergabung dalam bidang Hubungan Komunikasi BEM FH UPN “Veteran” Jawa Timur itu menilai materi yang diberikan mudah dipahami karena tidak hanya berupa teori, tetapi juga disertai praktik.

“Untuk acara hari ini sebenarnya di luar ekspektasi saya, ternyata ada praktiknya juga. Terus sejauh yang saya dengarkan ternyata gampang dicerna juga materinya. Dari kode etik jurnalistik sampai praktik foto dalam jurnalistik. Jujur itu pengetahuan baru juga buat saya tentang jurnalistik, karena sebelumnya saya sangat minim ilmunya tentang jurnalistik,” tutur Audrey.

Keterampilan Jurnalistik Akan Dipakai untuk Kegiatan BEM
Herlambang berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan dalam berbagai kegiatan BEM, mulai dari peliputan program kerja, publikasi kegiatan hingga pengembangan media informasi mahasiswa.

Baca juga: Deni Adi Santoso Bawa AI Filmmaking ke Dunia Sejarah

“Setelah pelatihan ini mungkin ketika ada acara BEM, event maupun proker kita bisa memuat itu dalam suatu berita. Bahkan kita bisa membuat suatu situs atau website berita sendiri yang isinya kegiatan dari teman-teman,” pungkasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kebebasan mahasiswa dalam menulis, berekspresi dan menyampaikan pendapat dengan tetap memahami etika serta aturan hukum yang berlaku.

RLD Terbuka untuk Kolaborasi Lanjutan
Andika Ismawan berharap pelatihan tersebut menjadi awal bagi mahasiswa untuk terus berlatih dan menghasilkan karya jurnalistik.

Menurutnya, RLD terbuka untuk melanjutkan kolaborasi dengan BEM FH UPN “Veteran” Jawa Timur melalui pelatihan jurnalistik maupun kegiatan literasi digital lainnya.

“Kami berharap kegiatan hari ini tidak berhenti sebagai pelatihan satu hari. Setelah ini teman-teman bisa terus berlatih, membuat karya dan mengembangkan media informasi di lingkungan kampus. RLD tentu terbuka untuk terus berkolaborasi dengan BEM FH UPN Veteran Jawa Timur dalam pengembangan literasi digital dan jurnalistik mahasiswa,” tutupnya.

Editor : Deni Adi Santoso

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru