Kanalgresik.com – Hidayah menjadi awal perjalanan baru bagi Isa, 40 tahun, warga Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Pria kelahiran Rembang, Jawa Tengah, itu resmi mengikrarkan dua kalimat syahadat dan menyatakan diri memeluk agama Islam di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, Sabtu (12/9/2026).

Prosesi ikrar dipimpin Sekretaris MUI Gresik KH Muhsin Munhamir. Hadir pula Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik Makmun serta anggota Komisi Pemberdayaan Ekonomi Syariah H Rasyid Rasminto.

Diberi Nasihat Sebelum Mengucapkan Syahadat
Sebelum membimbing Isa mengucapkan syahadat, KH Muhsin Munhamir menyampaikan nasihat mengenai makna hidayah dan perjalanan seseorang dalam menemukan keyakinan.

Ia mengingatkan bahwa petunjuk dari Allah menjadi bagian penting dalam perjalanan spiritual seseorang. Menurutnya, keputusan Isa mendatangi MUI Gresik untuk mengikrarkan syahadat merupakan langkah menuju kehidupan baru yang perlu dilanjutkan dengan proses belajar.

“Dari hati nurani menuju agama Islam. Langkah panjenengan dari rumah sampai ke sini termasuk bagian dari ibadah,” ujar KH Muhsin Munhamir.

Mualaf Diminta Terus Belajar
Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, perjalanan Isa sebagai seorang muslim dinilai baru dimulai. KH Muhsin Munhamir berpesan agar Isa tidak berhenti pada prosesi ikrar, tetapi terus mempelajari dasar-dasar ajaran Islam.

Selain memperkuat ibadah, Isa juga diharapkan membangun lingkungan pergaulan yang dapat mendukung prosesnya memahami dan menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga setelah ini panjenengan terus belajar, karena menjadi muslim itu bukan hanya mengucapkan syahadat. Kita harus belajar menjalankan ajaran Islam sedikit demi sedikit,” pesannya.

Keputusan Memeluk Islam Disebut dari Hati Nurani
Isa menyampaikan bahwa keputusannya memeluk Islam lahir dari keyakinan pribadi. Ia menegaskan tidak ada pihak yang memaksanya untuk memilih agama tersebut.

“Yang mendasari saya memilih Islam adalah dari hati nurani saya yang paling terdalam memilih agama Islam,” ungkap Isa.

Dalam proses pencarian keyakinannya, Isa juga menyebut pemahamannya terhadap Al-Qur'an turut memperkuat keputusan tersebut.

Mengaku Bahagia Setelah Mengucapkan Syahadat
Setelah resmi mengucapkan dua kalimat syahadat, Isa mengaku merasakan kebahagiaan. Ia berharap dapat menjalani kehidupan barunya sebagai seorang muslim dengan baik.

“Rasanya begitu bahagia. Saya juga minta doanya, semoga bisa menjadi muslim yang baik,” ujar Isa.

Prosesi di MUI Gresik tersebut menjadi titik awal bagi Isa untuk memperdalam pemahaman keislaman. Pendampingan dan dukungan lingkungan diharapkan dapat membantu dirinya menjalani kehidupan sebagai muslim dengan ketekunan dan terus meningkatkan pemahaman terhadap ajaran Islam.