KanalGresik.com – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di wilayah Kabupaten Gresik. Polres Gresik menggandeng Perhutani dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di kawasan Hutan Panceng.

Langkah tersebut dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi kepada warga yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan. Kolaborasi lintas unsur dinilai penting karena masyarakat menjadi salah satu pihak yang paling dekat dengan kawasan rawan kebakaran.

Warga Diingatkan Soal Bahaya Api
Dalam kegiatan yang berlangsung di Petak 88 RPH Panceng, wengkon LMDH Sumber Lestari, Dusun Larangan, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, masyarakat mendapat imbauan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar hutan.

Mewakili Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Ps. Kanit Binmas Polsek Panceng Bripka Ahmad Wahyu Afrian mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu munculnya api.

Puntung rokok maupun aktivitas pembakaran yang tidak terkendali menjadi hal yang perlu dihindari, terutama ketika kondisi lingkungan mudah terbakar.

Deteksi Dini Jadi Kunci
Pencegahan tidak hanya dilakukan dengan memberikan imbauan. Masyarakat juga didorong berperan dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak awal.

Apabila menemukan kepulan asap atau titik api, warga diminta segera melaporkannya agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin.

Polres Gresik juga membuka saluran pengaduan melalui Call Center 110 dan hotline Lapor Kapolres Gresik atau Cak Rama di nomor 0811-8800-2006.

Perhutani dan Masyarakat Bersinergi
Kegiatan pencegahan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, Perhutani, tokoh agama, perwakilan perusahaan, LBH Panceng, warga yang beraktivitas di kawasan hutan hingga kelompok usaha sekitar Hutan Panceng.

Sekitar 20 warga perambah hutan dan 10 anggota Paguyuban Warung sekitar Hutan Panceng atau Magersari turut mengikuti kegiatan.

Pelibatan masyarakat diharapkan membuat pengawasan kawasan hutan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

Kesadaran Warga Diperkuat
Warga dan pelaku usaha warung di kawasan Magersari menyambut kegiatan tersebut. Mereka didorong ikut menjaga lingkungan sekaligus mengawasi aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Polres Gresik berharap sinergi dengan masyarakat dapat menjadi langkah preventif untuk menekan risiko Karhutla di kawasan Panceng.

Upaya pencegahan sejak dini dinilai lebih efektif dibandingkan menunggu api membesar. Karena itu, kewaspadaan masyarakat dan respons cepat menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan hutan tetap aman.