DPUTR Gresik Pastikan Pemenang Tender, Rekonstruksi Jalan Kapten Darmo Sugondo Segera Dimulai

Reporter : Deni Adi Santoso
Jalan Kapten Darmo Sugondo di Kabupaten Gresik yang direncanakan direkonstruksi menggunakan konstruksi beton setebal 30 sentimeter.

Kanalgresik.com – Rekonstruksi Jalan Kapten Darmo Sugondo, Kabupaten Gresik, segera memasuki tahap pengerjaan fisik setelah proses lelang proyek tersebut memiliki pemenang. Jalan yang kerap mengalami kerusakan akibat tingginya lalu lintas truk bertonase besar itu direncanakan menggunakan konstruksi beton dengan ketebalan 30 sentimeter.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Eddy Pancoro, mengatakan kendala administrasi dalam proses lelang sebelumnya telah diselesaikan. Saat ini, tahapan proyek tinggal memasuki penandatanganan dan persiapan pekerjaan di lapangan.

Baca juga: Retribusi Pasar Gresik Baru 46,8 Persen, DPRD Desak Diskoperindag Benahi Pengelolaan

“Sudah ada pemenangnya, sekarang tinggal penandatanganan dan penyiapan pekerjaan fisik di lapangan,” ungkap Eddy.

Tender Sempat Gagal Dua Kali
Sebelum mendapatkan pemenang, proses pengadaan proyek rekonstruksi jalan tersebut sempat mengalami kendala. Berdasarkan informasi dalam sistem Inaproc Gresik yang dikutip Radar Gresik, tender pertama yang dibuka pada Agustus 2026 dinyatakan gagal. Lelang ulang yang digelar pada 1 Oktober juga sempat harus diulang.

Eddy menjelaskan, kegagalan tender sebelumnya terjadi karena hanya ada satu peserta yang mengajukan penawaran. Setelah melalui evaluasi dan klarifikasi dokumen, peserta tunggal tersebut dinyatakan tidak memenuhi kualifikasi sehingga gugur.

Setelah proses pengadaan dilanjutkan, proyek akhirnya memperoleh pemenang. DPUTR Gresik kini menyiapkan tahapan berikutnya agar pengerjaan fisik dapat segera dimulai.

Kerusakan Berulang akibat Truk Industri
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gresik, Abdullah Hamdi, menyebut kerusakan Jalan Kapten Darmo Sugondo telah menjadi persoalan berulang, terutama ketika musim hujan tiba.

Baca juga: Golkar Gresik Targetkan 9 Kursi DPRD pada 2029, Perkuat Kaderisasi hingga Desa

Menurutnya, ruas jalan tersebut setiap hari dilalui kendaraan besar pengangkut kebutuhan industri. Beban kendaraan bertonase berat dinilai menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan struktur jalan.

“Di sana memang sudah langganan, kalau hujan deras langsung rusak parah. Ini karena jalurnya memang setiap hari dilintasi armada truk besar,” ujar Hamdi.

Ia menilai penggunaan konstruksi beton setebal 30 sentimeter merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi kerusakan yang terus berulang.

DPRD Desak Pengerjaan Segera Dilaksanakan
Hamdi mendesak DPUTR Gresik dan pelaksana proyek segera merealisasikan pekerjaan di lapangan. Menurutnya, waktu pelaksanaan yang tersisa dalam tahun anggaran 2026 semakin terbatas, sementara curah hujan pada penghujung tahun berpotensi menghambat pekerjaan konstruksi.

Baca juga: Status Lahan Dua SDN di Gresik Diadukan, DPRD Minta Kajian Hukum

“Pekerjaan fisik harus segera dimulai. Tahun anggaran tinggal menyisakan dua bulan lagi, belum lagi kita harus berkejaran dengan risiko tingginya curah hujan di penghujung tahun,” tegasnya.

Percepatan pengerjaan diharapkan membuat manfaat rekonstruksi segera dirasakan masyarakat dan pengguna jalan, sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas kendaraan industri di wilayah tersebut.

Dengan telah ditetapkannya pemenang lelang, tahap selanjutnya menjadi penting agar rencana pembetonan Jalan Kapten Darmo Sugondo dapat segera direalisasikan dan mengurangi risiko kerusakan berulang saat musim hujan

Editor : Deni Adi Santoso

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru