Kanalgresik.com – Polres Gresik melakukan pemantauan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menyusul beredarnya informasi mengenai antrean panjang dan isu kelangkaan Pertalite. Dari hasil pengecekan, stok BBM di SPBU yang dikunjungi dilaporkan masih tersedia dan kondisi pelayanan secara umum berjalan normal.
Pengecekan dilakukan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution pada Minggu (18/10/2026). Pemantauan menyasar delapan SPBU, yakni di Suci, Dahanrejo, Bungah, Manyar, Sukomulyo, Morowudi, serta dua SPBU di wilayah Roomo.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi pasokan di lapangan sekaligus merespons keresahan masyarakat terkait ketersediaan BBM.
Distribusi BBM Turut Menjadi Perhatian
Selain memeriksa ketersediaan stok, distribusi BBM juga menjadi perhatian. Sebelumnya, muncul informasi mengenai keterlambatan penyaluran setelah pengambilan BBM untuk sejumlah SPBU beberapa kali dialihkan dari Depo Surabaya ke Depo Tuban sejak akhir September 2026.
Informasi terbaru yang disampaikan menyebutkan pengambilan BBM mulai kembali dialihkan ke Depo Surabaya. Meski demikian, kelancaran distribusi dan ketersediaan BBM tetap perlu dipantau agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Pengecekan langsung di SPBU menjadi salah satu langkah untuk melihat kondisi pasokan dan mengantisipasi persoalan yang berpotensi mengganggu pelayanan kepada konsumen.
Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Rumor
Polres Gresik mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan hanya karena informasi kelangkaan yang beredar. Pembelian sesuai kebutuhan diharapkan dapat membantu menjaga situasi tetap kondusif.
Kepolisian juga akan melanjutkan pemantauan terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk perkembangan situasi di SPBU.
Masyarakat yang mengetahui gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau layanan Lapor Cak Rama di nomor 0811-8800-2006.