Kanalgresik.com – Rumah Sakit Wates Husada (RSWH) Balongpanggang, Kabupaten Gresik, mengedukasi masyarakat tentang pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak dini dalam kegiatan Semarak Satu Dekade Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Minggu (25/10/2026).

Selain mengajak santri dan generasi muda menjauhi narkoba, RS Wates Husada menegaskan kesiapannya mendampingi masyarakat yang membutuhkan layanan rehabilitasi medis dan psikologis akibat ketergantungan narkotika.

Psikolog RS Wates Husada, Yogestri Rahmahapin, M.Psi., mengatakan edukasi pencegahan perlu dilakukan agar generasi muda memahami dampak penyalahgunaan narkotika dan dapat berfokus pada pendidikan serta prestasi.

“Harapannya, generasi penerus bangsa, khususnya santri, benar-benar menjadi generasi unggulan yang lebih mengutamakan prestasi, bukan terhambat oleh hal-hal lain seperti narkoba,” ujar Yogestri di sela kegiatan.

Edukasi Jadi Langkah Pencegahan
Menurut Yogestri, pencegahan penyalahgunaan narkotika membutuhkan edukasi yang tepat agar anak muda memahami risiko yang dapat memengaruhi masa depan mereka.

Keterlibatan fasilitas kesehatan dalam peringatan Hari Santri menjadi salah satu upaya memperluas informasi mengenai pola hidup sehat sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika.

Melalui kegiatan tersebut, RS Wates Husada berharap santri tidak hanya mengembangkan kemampuan dan prestasi, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik tentang cara menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba.

RS Wates Husada Siap Dampingi Rehabilitasi
Selain pencegahan, RS Wates Husada menyatakan siap membantu proses pemulihan bagi masyarakat yang telah terdampak ketergantungan narkotika.

Yogestri menjelaskan, proses rehabilitasi membutuhkan evaluasi dan pemantauan yang tidak singkat. Untuk pasien rehabilitasi rawat inap, durasi yang disebutkan dalam keterangannya minimal tiga bulan guna memantau perkembangan pemulihan.

Ia menyampaikan bahwa RS Wates Husada masih menangani pasien rehabilitasi, baik yang datang atas inisiatif keluarga maupun melalui rujukan dan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Saat ini masih ada satu pasien yang menjalani rehabilitasi rawat inap. Sebelumnya, pasien lain sudah pulang. Kami juga masih menerima pasien yang datang atas inisiatif keluarga maupun melalui kerja sama dengan pihak lain, termasuk BNN,” imbuhnya.

Dorong Generasi Muda Raih Prestasi
Partisipasi RS Wates Husada dalam kegiatan Semarak Satu Dekade HSN 2026 diharapkan memperluas akses informasi kesehatan bagi masyarakat, khususnya kalangan santri dan generasi muda.

Yogestri berharap kegiatan tersebut memberikan dampak positif melalui edukasi tentang kehidupan sehat dan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Dengan pemahaman yang memadai serta dukungan layanan pemulihan, generasi muda diharapkan dapat mengembangkan potensi dan prestasi untuk menyongsong Generasi Emas 2045.