Kanalgresik.com – Pagelaran wayang kulit di Gresik berlangsung meriah dengan penampilan tiga dalang cilik. Ketiganya tampil dalam agenda yang digelar PT Petrokimia Gresik sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi seni tradisional.

Tiga dalang cilik yang tampil yakni Avito Bintang Pratama, Nicolas Davino, dan Kyano Renand H.

Pagelaran tersebut diawali dengan lakon pembuka “Sumantri Ngenger” yang dibawakan dalang muda Ki Achmad Bagas Septyawan. Ia diketahui juga merupakan karyawan Petrokimia Gresik.

Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Dalang
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan pagelaran wayang kulit menjadi agenda rutin setiap momen ulang tahun perusahaan.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan untuk menjaga seni wayang agar tetap memiliki ruang di tengah generasi muda.

“Pagelaran wayang kulit menjadi agenda rutin setiap momen ulang tahun perusahaan. Kami ingin ikut memastikan seni wayang tetap memiliki ruang untuk tumbuh di tengah generasi muda,” ujar Daconi, Selasa (18/8/2026).

Daconi juga mengapresiasi penampilan tiga dalang cilik yang ikut meramaikan pagelaran tersebut.

Ia menilai regenerasi seniman menjadi bagian penting agar seni wayang tetap hidup dan berkembang, bukan hanya menjadi warisan budaya dari generasi sebelumnya.

Tiga Dalang Cilik Dapat Uang Pembinaan
Dalam kesempatan tersebut, Petrokimia Gresik juga menyerahkan uang pembinaan kepada tiga dalang cilik yang tampil.

Pemberian tersebut menjadi bentuk dukungan agar para talenta muda terus mengembangkan kemampuan sekaligus ikut melestarikan seni wayang.

“Kami ingin memberikan ruang agar talenta-talenta muda ini terus berkembang dan semakin percaya diri dalam membawa seni tradisi ke generasi berikutnya,” jelas Daconi.

Daconi berharap dukungan tersebut dapat memotivasi para dalang muda untuk terus berkarya sekaligus mendorong generasi muda lainnya di Gresik agar tertarik mengenal dan melestarikan budaya wayang.

“Harapannya ini bisa terus memotivasi dalang-dalang muda dan menginspirasi generasi muda lainnya di Gresik,” terangnya.

Penampilan tiga dalang cilik tersebut menjadi salah satu bagian menarik dalam pagelaran wayang kulit di Gresik. Kehadiran mereka sekaligus menunjukkan bahwa regenerasi seniman wayang masih terus tumbuh di kalangan anak-anak dan generasi muda.