Kanalhresik.com – Komisi III DPRD Kabupaten Gresik mendorong optimalisasi pengolahan sampah melalui teknologi landfill mining di TPST Ngipik. Upaya tersebut dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi gunungan sampah yang terus menumpuk.
Landfill mining merupakan metode penggalian kembali sampah yang telah lama tertimbun untuk kemudian dipilah dan diolah berdasarkan jenis materialnya. Dengan metode ini, sebagian material yang masih dapat dimanfaatkan bisa dipisahkan sehingga volume timbunan dapat ditekan.
Baca juga: TPST Ngipik Hentikan Pengolahan Sampah Sementara, Menunggu P-APBD 2026
DPRD Soroti Efektivitas Pengolahan
Komisi III DPRD Gresik menilai keberadaan fasilitas dan teknologi pengolahan harus diikuti dengan operasional yang maksimal. Pengelolaan tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan mesin, tetapi juga membutuhkan dukungan anggaran, tenaga operasional, serta sistem pengolahan yang berkelanjutan.
Sebelumnya, fasilitas landfill mining di kawasan Ngipik telah digunakan untuk mengurai timbunan sampah lama. Mesin tersebut memiliki kapasitas pengolahan hingga 25 ton per jam dan melakukan pemilahan terhadap material hasil pengerukan.
Baca juga: DPRD Gresik Desak Kepastian Lahan TPA Ngipik, Pengolahan Sampah Terancam
Optimalisasi fasilitas menjadi penting karena persoalan sampah di Gresik tidak hanya berkaitan dengan sampah baru, tetapi juga timbunan lama yang berada di kawasan pengolahan.
Pengurangan Sampah Perlu Dimulai dari Sumber
Selain mengoptimalkan teknologi di TPST Ngipik, pengurangan volume sampah juga perlu dilakukan sejak dari sumbernya. Pemilahan sampah rumah tangga dan penguatan pengelolaan sampah di tingkat desa maupun lingkungan menjadi bagian penting dalam mengurangi beban fasilitas pengolahan.
Baca juga: Kabel Semrawut di Gresik Bikin Resah, DPRD Panggil Vendor dan OPD
Dengan kombinasi pengurangan sampah dari sumber dan optimalisasi teknologi landfill mining, pengelolaan sampah di Gresik diharapkan lebih efektif dan mampu mengurangi timbunan yang ada.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga keberlanjutan sistem pengelolaan sampah serta meningkatkan pemanfaatan fasilitas pengolahan di kawasan Ngipik.
Editor : Radit