Kanalgresik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meraih dua penghargaan dalam ajang JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026. Dua kategori yang berhasil diraih yakni Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi.
Penghargaan tersebut diterima langsung Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dari CEO Jawa Pos, Dhimas Ginanjar Satria Perdana, dalam acara penganugerahan di Legacy Ballroom, Surabaya, Jumat (30/10/2026).
Baca juga: Petrokimia Gresik Bangun Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida, Kapasitas Produksi Capai 600 Ribu Ton
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Penilaian Berbasis Data Statistik
Wilwatikta Awards 2026 merupakan hasil kolaborasi JawaPos.com dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur. Proses evaluasi disebut mengacu pada indikator statistik resmi BPS Jatim dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat.
Menurutnya, penghargaan itu menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi daerah, mendorong aktivitas ekonomi, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja.
“Capaian ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran dinas terkait, elemen pemerintah, dan tentunya dukungan penuh dari seluruh masyarakat Kabupaten Gresik. Pengakuan di ajang Wilwatikta Awards ini menjadi suntikan motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan iklim investasi yang berkelanjutan,” ujar Alif.
Baca juga: Warga Gresik Tanpa BPJS Aktif Bisa Berobat Gratis di RSUD Ibnu Sina, Cukup Tunjukkan KTP
KEK JIIPE Jadi Salah Satu Daya Tarik Investasi
Alif menyebut sejumlah faktor yang mendukung daya tarik investasi di Gresik. Di antaranya keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, stimulus fiskal, kemudahan regulasi perizinan, konektivitas, infrastruktur logistik, serta kesiapan berbagai sektor industri.
Pemkab Gresik, lanjutnya, berkomitmen memperkuat pembangunan ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.
Ia juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan, terutama dalam pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan Harus Berdampak bagi Masyarakat
CEO JawaPos.com Dhimas Ginanjar Satria Perdana menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak cukup diukur dari banyaknya program maupun besarnya anggaran. Menurutnya, dampak nyata yang dirasakan masyarakat menjadi tolok ukur penting.
Baca juga: Investasi Gresik Capai Rp8,23 Triliun hingga Triwulan III 2026, Serap 4.148 Tenaga Kerja
“Kami percaya penghargaan ini memiliki nilai tinggi ketika diberikan berdasarkan capaian terukur yang berbasis data presisi BPS, bukan sekadar popularitas, kedekatan, atau penilaian subjektif,” ungkap Dhimas.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Diskominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin mengapresiasi sinergi pemerintah kabupaten dan kota dalam memperkuat perekonomian Jawa Timur.
Dalam agenda tersebut, Wakil Bupati Gresik turut didampingi Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Edi Hadisiswoyo, Plt Kepala Diskominfo Johar Gunawan, serta Kabid Statistik dan Informasi Publik Diskominfo Gresik Zurron Arifin.
Editor : Deni Adi Santoso