Kanalgresik.com – Kikis Danurejo Pinatih, dalang cilik asal Dusun Kedungjati, Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, terpilih menjadi wakil Provinsi Jawa Timur dalam ajang Festival Dalang Anak (FDA) Tingkat Nasional 2026 di Jakarta.

Siswa kelas VIII SMPN 31 Gresik tersebut dijadwalkan tampil pada kategori Dalang Anak Wayang Kulit Jawa Timuran yang berlangsung pada 2–4 November 2026.

Keikutsertaan Kikis menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga sekaligus membawa harapan bagi pelestarian seni pedalangan tradisional di Kabupaten Gresik.

Tekuni Pedalangan Ikuti Jejak Sang Ayah
Bakat Kikis dalam dunia pedalangan tidak lepas dari lingkungan keluarganya. Ia mengikuti jejak sang ayah, Ki Dalang Ardianto Blego, yang dikenal sebagai seniman pedalangan.

Berkat ketekunan dan kemampuannya memainkan wayang kulit, Kikis mendapat kepercayaan untuk tampil mewakili Jawa Timur di tingkat nasional.

Ki Dalang Ardianto Blego mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian putranya tersebut.

“Alhamdulillah, anak saya terpilih mewakili Provinsi Jawa Timur untuk menampilkan kebolehan dalam kategori Dalang Anak Wayang Kulit Jawa Timuran tingkat nasional di Jakarta,” ungkap Ardianto, Sabtu (31/10/2026).

Persiapan Terkendala Biaya
Di balik kesempatan tampil di panggung nasional, persiapan Kikis masih menghadapi kendala finansial.

Ardianto menjelaskan, kebutuhan yang harus dipenuhi meliputi pemantapan latihan, transportasi pemberangkatan, akomodasi, hingga biaya operasional tim pengrawit selama kegiatan berlangsung.

Karena itu, keluarga berharap Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan perhatian dan dukungan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata maupun organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Kami sangat mengharapkan dukungan, perhatian, dan doa restu, khususnya dari dinas terkait di lingkungan Pemkab Gresik. Bagaimanapun juga, keikutsertaan Kikis ini menyangkut dan membawa nama baik Kabupaten Gresik di kancah nasional,” tuturnya.

Regenerasi Dalang untuk Melestarikan Budaya
Ardianto menilai regenerasi dalang cilik menjadi hal penting di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi. Keterlibatan generasi muda dalam seni pedalangan dinilai menjadi salah satu upaya menjaga identitas budaya lokal agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Menurutnya, Festival Dalang Anak Nasional bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, menekuni, dan melestarikan seni wayang kulit serta karawitan.

“Festival Dalang Anak Nasional ini merupakan wujud nyata pelestarian seni Wayang Kulit Jawa Timuran. Harapan kami, langkah Kikis ini tidak hanya melestarikan seni pedalangan dan karawitan, tetapi juga mampu mengharumkan nama Kabupaten Gresik di tingkat nasional,” pungkasnya.

Keikutsertaan Kikis di Jakarta diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak lain di Gresik untuk terus mengenal dan mengembangkan seni tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.