Gus Yahya Dorong Desa se-Kedamean Satukan Prioritas Pembangunan

Reporter : Radit
Anggota Komisi III DPRD Gresik Nur Yahya Hanafi meninjau pengerjaan perbaikan infrastruktur jalan di Kecamatan Kedamean.

Kanalgresik.com – Pembangunan wilayah Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, membutuhkan koordinasi yang kuat antarpemerintah desa. Keselarasan program dinilai penting agar kebutuhan masyarakat di setiap desa dapat ditangani secara terarah dan saling mendukung.

Hal tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gresik, Nur Yahya Hanafi, saat meninjau sejumlah titik perbaikan infrastruktur jalan di Kecamatan Kedamean, Sabtu (7/11/2026).

Baca juga: 35 Tahun Sengketa Lahan SDN 207 Sidoraharjo, Ahli Waris Tagih Realisasi Hak

Dalam kegiatan tersebut, legislator Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga mendorong seluruh kepala desa se-Kecamatan Kedamean untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan dalam menentukan prioritas pembangunan.

Koordinasi Desa Jadi Kunci Pembangunan
Nur Yahya menilai, setiap desa memiliki kebutuhan dan persoalan pembangunan yang perlu dikomunikasikan secara terbuka. Karena itu, kepala desa diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menyusun arah pembangunan wilayah.

Menurutnya, koordinasi antardesa dapat membantu memetakan persoalan sekaligus mencari solusi bersama atas berbagai kebutuhan masyarakat.

“Seluruh kepala desa se-Kecamatan Kedamean juga saya koordinasikan agar senantiasa guyub rukun. Kita duduk bersama membahas arah pembangunan desa, sehingga beragam kendala maupun kebutuhan masyarakat dapat dikomunikasikan untuk dicarikan solusi bersama,” terangnya.

Melalui komunikasi tersebut, program pembangunan diharapkan lebih terarah. Selain itu, kebutuhan masing-masing desa dapat diselaraskan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Gresik.

Tiga Ruas Jalan Menjadi Sasaran Peninjauan
Selain mendorong sinergi pemerintahan desa, Nur Yahya juga meninjau pengerjaan perbaikan infrastruktur di tiga titik. Lokasinya meliputi ruas jalan Desa Tulung, akses Cermen–Slempit, serta Jalan Poros Desa (JPD) Lampah–Balong Sri.

Baca juga: DPRD Gresik Soroti Realisme Target Retribusi DPMPTSP, Potensi PAD Perlu Dihitung Cermat

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan program pembangunan yang sebelumnya menjadi aspirasi masyarakat.

Nur Yahya menjelaskan, sejumlah usulan warga yang disampaikan melalui agenda reses telah diakomodasi dalam program pembangunan daerah. Usulan tersebut merupakan bagian dari pengawalan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Gresik.

Sebagai anggota Komisi III yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, ia menegaskan bahwa fungsi pengawasan perlu dilakukan hingga tahap pelaksanaan pekerjaan.

“Sebagai wakil rakyat, kami berupaya keras memastikan aspirasi konstituen benar-benar terealisasi di lapangan. Terutama sektor infrastruktur jalan yang selama ini kerap dikeluhkan warga. Jalan adalah urat nadi penting untuk menunjang aktivitas keseharian masyarakat,” ujar Nur Yahya.

Baca juga: 14 Kecamatan Siap Berlaga, Piala Ketua DPRD Gresik 2026 Segera Bergulir

Kualitas Pekerjaan Tetap Perlu Diawasi
Infrastruktur jalan yang memadai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Kondisi jalan berpengaruh terhadap mobilitas warga, akses pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.

Karena itu, pengerjaan perbaikan di sejumlah ruas tersebut diharapkan dapat diselesaikan dengan memperhatikan kualitas material dan standar teknis pekerjaan.

Pengawasan di lapangan juga menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan yang menggunakan anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sinergi antarpemerintah desa dan pengawasan pembangunan diharapkan dapat berjalan beriringan. Dengan begitu, kebutuhan masyarakat Kedamean dapat menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan wilayah.

Editor : Deni Adi Santoso

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru