DPRD Gresik Soroti Kinerja OPD dan PAD, Pemkab Diminta Jangan Puas dengan Capaian

Reporter : Radit
DPRD Gresik saat menyampaikan masukan terkait kinerja dan PAD.

Kanalgresik.com – DPRD Gresik meminta Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Masukan tersebut disampaikan fraksi-fraksi DPRD sebagai bahan evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan daerah.

Dewan menilai peningkatan pendapatan harus dibarengi dengan perencanaan dan pelaksanaan program yang lebih efektif agar anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Bukan Sekadar Tambah Anggaran, DPRD Gresik Soroti Kebutuhan Damkar dan DLH

PAD Perlu Digenjot
Optimalisasi PAD menjadi salah satu perhatian utama DPRD. Pemerintah daerah didorong memperbaiki sistem pemungutan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas basis wajib pajak.

Sektor retribusi juga mendapat perhatian karena dinilai masih memiliki ruang untuk meningkatkan penerimaan daerah. DPRD meminta potensi pendapatan yang belum tergarap tidak dibiarkan menjadi kehilangan penerimaan.

Kinerja OPD Harus Lebih Terukur
Selain pendapatan, DPRD menyoroti kinerja OPD. Setiap perangkat daerah yang memiliki fungsi menghasilkan pendapatan diminta memasukkan target tersebut secara jelas dalam perencanaan kerja.

Monitoring dan evaluasi secara berkala diperlukan agar target tidak hanya tercantum dalam dokumen, tetapi juga dapat diukur realisasinya.

Baca juga: Komisi I DPRD Gresik Soroti Efektivitas P-APBD 2026, Rp209,28 Miliar Diminta Tepat Sasaran

Fraksi PDI Perjuangan, misalnya, mengingatkan agar keberhasilan program tidak hanya dilihat dari serapan anggaran, tetapi juga pencapaian indikator kinerja yang jelas.

Serapan Anggaran Jangan Lambat
DPRD juga mendorong percepatan belanja modal, khususnya untuk program dan proyek infrastruktur strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Percepatan tersebut tetap harus didukung perencanaan matang dan pengawasan agar penggunaan anggaran tidak sekadar mengejar realisasi belanja.

Baca juga: Gresik Kejar 55 Persen Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan 2026

Sebelumnya, DPRD juga menyoroti besarnya Silpa 2025 yang mencapai Rp452,07 miliar. Angka tersebut menjadi bahan evaluasi agar anggaran daerah dapat lebih optimal diarahkan untuk program produktif.

Pemkab Diminta Maksimalkan Potensi Daerah
Masukan DPRD menjadi dorongan bagi Pemkab Gresik untuk memperkuat koordinasi antar-OPD, terutama dalam mengelola sumber-sumber pendapatan daerah.

Penguatan PAD dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan. Dengan demikian, kemampuan fiskal daerah dapat dimanfaatkan untuk mendukung program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Editor : Radit

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru