Kanalhresik.com – Kemarau panjang yang menyebabkan sumber air warga menyusut mendorong Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik bersama Baznas, Forum Zakat (FOZ), dan BPBD Gresik menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan, termasuk lingkungan sekolah di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng.

Pada Selasa (6/10/2026), enam truk tangki air bersih dikerahkan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air. Penyaluran dilakukan dengan menyasar kawasan permukiman, terutama warga lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Enam Truk Tangki Dikerahkan
Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama untuk meringankan beban masyarakat selama musim kemarau.

Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga diperlukan ketika sumber air warga mulai menyusut dan pasokan air dari desa tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Di tengah cobaan musim kemarau yang membuat sumber air warga menyusut, kepedulian bersama hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Faiq, Rabu (7/10/2026).

Madrasah Juga Kekurangan Pasokan Air
Bantuan tidak hanya menyasar permukiman, tetapi juga lingkungan pendidikan. Sebelumnya, Kemenag Gresik telah menyalurkan empat tangki air bersih ke sejumlah madrasah, termasuk MAN dan MTs Negeri di wilayah Balongpanggang dan Benjeng.

Ketersediaan air di sekolah menjadi kebutuhan penting, baik untuk sanitasi maupun mendukung kegiatan ibadah siswa. Salah satunya untuk berwudu sebelum melaksanakan salat Duha.

Faiq menjelaskan, pasokan air dari PAM desa saat musim kemarau dinilai belum mencukupi kebutuhan madrasah.

Kondisi tersebut membuat bantuan air bersih diperlukan agar kegiatan belajar mengajar dan aktivitas ibadah siswa tetap berjalan dengan baik. 

Kolaborasi untuk Bantu Warga Terdampak
Penyaluran bantuan melibatkan Kemenag Gresik, Baznas, Forum Zakat, dan BPBD Kabupaten Gresik. Sinergi ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama kemarau berlangsung.

Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, distribusi air bersih ke sekolah juga menjadi langkah penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menunjang aktivitas siswa.

Kemenag Gresik berharap kerja sama lintas lembaga dapat terus berjalan sehingga warga dan lembaga pendidikan yang terdampak kekeringan memperoleh bantuan sesuai kebutuhan.