GRESIK, Kanalgresik.com – Pengurus Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Gresik masa bakti 2025-2028 resmi dilantik di Gressmall Gresik, Sabtu (15/8/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi ESI Gresik untuk memperkuat pembinaan atlet dan menyiapkan talenta esports menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
Pelantikan dilakukan Wakil Kepala Bidang Organisasi ESI Jawa Timur Mayor Ananta. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan kompetisi esports yang mempertandingkan tiga nomor, yakni Mobile Legends, Free Fire, dan eFootball.
Panitia turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang kompetisi. Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi ESI Gresik untuk memperkenalkan esports sebagai cabang olahraga yang membutuhkan pembinaan dan kompetisi berkelanjutan.
ESI Gresik Siapkan Atlet Menuju Porprov
Ketua ESI Gresik Ilham Ananto mengatakan kepengurusan baru berkomitmen membangun esports secara profesional dan berprestasi.
Menurutnya, ESI Gresik tidak hanya menjadi wadah bagi penggemar gim. Organisasi tersebut juga berperan membina generasi muda agar dapat mengembangkan bakat dan kemampuan hingga meraih prestasi.
“Kami berkomitmen membangun dan mengembangkan esports yang profesional dan berprestasi. Sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya,” ujar Ilham.
Ilham menargetkan ESI Gresik mampu melahirkan atlet yang dapat membawa nama baik Kabupaten Gresik. Salah satu agenda terdekat yang menjadi fokus organisasi adalah Porprov Jawa Timur.
“Semoga ESI Gresik bisa mencetak atlet-atlet esports berprestasi yang membawa nama baik Kabupaten Gresik. Untuk event terdekat adalah Porprov Jawa Timur,” katanya.
Karena itu, ESI Gresik akan mendorong pembinaan dan kompetisi agar atlet muda memiliki pengalaman bertanding sebelum mengikuti ajang yang lebih besar.
ESI Jatim Dorong Pembinaan Atlet
Wakil Kepala Bidang Organisasi ESI Jawa Timur Mayor Ananta menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus ESI Gresik yang baru dilantik.
Ia meminta pengurus menjalankan amanah secara profesional dengan mengutamakan pembinaan atlet serta pengembangan ekosistem esports di Kabupaten Gresik.
Menurut Ananta, esports telah berkembang menjadi cabang olahraga yang membutuhkan strategi, disiplin, kerja sama tim, mental bertanding, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat.
“Esports bukan sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi cabang olahraga yang menuntut strategi, disiplin, kerja sama tim, mental juara, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat,” ujar Mayor Ananta.
Ia menilai esports dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus mengharumkan nama daerah.
Pemkab Gresik Dukung Kompetisi Esports
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turut menyatakan dukungan terhadap pengembangan esports di Kabupaten Gresik.
Menurut Gus Yani, banyaknya peserta dalam kompetisi Mobile Legends, Free Fire, dan eFootball menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap esports.
“Kita berkumpul dalam rangka pelantikan pengurus ESI Gresik dan juga kompetisi tiga lomba, Mobile Legends, Free Fire, dan eFootball. Tentu Pemkab sangat support. Pesertanya banyak, anak-anak Gresik yang hobi bermain,” ujar Gus Yani.
Ia berharap kegemaran bermain gim dapat berkembang menjadi prestasi. Karena itu, ESI Gresik diminta memperkuat pembinaan dan menyediakan lebih banyak ruang kompetisi bagi atlet muda.
“Mudah-mudahan ini tidak hanya berhenti di hobi, tapi juga prestasi. Mudah-mudahan muncul anak-anak hebat, ikut perlombaan Porprov dan mendapatkan medali,” katanya.
Gus Yani juga mendorong ESI Gresik memperbanyak kompetisi untuk menjaring bibit atlet potensial.
“Perbanyak event-event kompetisi. Nanti kita bicarakan tempat mabar. Saya yakin ESI Gresik di kepengurusan sekarang sukses dan melakukan pembinaan kepada atlet-atlet,” pungkasnya.
ESI Gresik Bidik Prestasi di Porprov
Dengan kepengurusan baru periode 2025-2028, ESI Gresik memiliki target untuk memperkuat pembinaan atlet esports di daerah.
Kompetisi yang digelar bersamaan dengan pelantikan menjadi salah satu ruang untuk mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding para pemain.
Selanjutnya, ESI Gresik akan fokus menyiapkan atlet potensial untuk menghadapi Porprov Jawa Timur. Pembinaan yang konsisten diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus membawa nama Kabupaten Gresik di tingkat provinsi.