Kanalgresik.com – Ratusan siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik mendapat motivasi kewirausahaan dari pemilik Family Bakery, H. Moh. Tajuddin, melalui program ORASI (Orang Tua Sumber Inspirasi), Kamis (15/10/2026). Dalam kegiatan yang dikemas melalui Gerakan Literasi Sekolah tersebut, Tajuddin membagikan kiat membangun usaha sekaligus menekankan pentingnya inovasi, doa, sedekah, dan restu orang tua.
Menurut Tajuddin, keberhasilan dalam berwirausaha tidak cukup hanya mengandalkan kerja keras. Pelaku usaha juga perlu menjaga kualitas produk, memberikan pelayanan terbaik, serta terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar.
Ia mengingatkan para siswa agar membangun kebiasaan positif sejak dini, termasuk disiplin berusaha, memperkuat nilai spiritual, dan menghormati kedua orang tua.
Tiga Bekal Meraih Kesuksesan
Dalam materi bertajuk Kiat Sukses di Dunia Usaha, Tajuddin menyampaikan tiga hal yang perlu menjadi pegangan generasi muda.
Pertama, melakukan ikhtiar maksimal melalui kerja keras, konsistensi, dan inovasi. Kedua, menjaga spiritualitas melalui doa dan kebiasaan bersedekah. Ketiga, memohon doa restu serta ridho kedua orang tua dalam menjalani kehidupan.
Ia juga menjelaskan bahwa keberlangsungan bisnis ditentukan oleh kemampuan menjaga mutu produk dan membaca perubahan kebutuhan konsumen. Inovasi diperlukan agar usaha tetap relevan dan mampu bersaing.
Namun, menurutnya, keberhasilan usaha semestinya tidak berhenti pada keuntungan materi. Pengusaha juga perlu memperhatikan manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitar.
“Kesuksesan sejati itu bukan sekadar deretan angka atau materi. Lewat Family Bakery, kami tidak hanya berkomitmen menghadirkan produk roti yang sehat dan halal, tetapi juga berupaya memberdayakan warga di lingkungan sekitar agar tumbuh bersama,” ujar Tajuddin.
Sekolah Hadirkan Pengalaman Dunia Usaha
Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik, Beri Avita Prasetiya, M.Pd., mengapresiasi kehadiran Tajuddin sebagai narasumber dalam program ORASI.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal dunia kerja dan kewirausahaan melalui pengalaman langsung orang tua yang telah berkecimpung di bidangnya.
Sekolah berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan siswa mengenai pilihan profesi, sekaligus mendorong mereka lebih mandiri dan berani merancang masa depan.
“Kegiatan ORASI ini menjadi wadah edukatif bagi para siswa untuk menyerap ilmu secara langsung dari pengalaman para orang tua yang telah teruji dan berhasil di bidangnya masing-masing,” ungkap Beri Avita.
Literasi untuk Membentuk Karakter Siswa
Program ORASI menjadi bagian dari Gerakan Literasi Sekolah yang tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga pengembangan wawasan serta karakter peserta didik.
Melalui pertemuan dengan tokoh dari berbagai profesi, siswa diharapkan memperoleh gambaran nyata mengenai proses meraih cita-cita, tantangan pekerjaan, dan nilai-nilai yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengalaman Tajuddin sebagai pengusaha lokal menjadi salah satu contoh yang diperkenalkan kepada siswa. Pesan mengenai kerja keras, inovasi, dan bakti kepada orang tua diharapkan dapat menjadi bekal mereka dalam menempuh pendidikan serta mempersiapkan masa depan.