Kanalgresik.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik melibatkan GP Ansor dan Muslimat NU untuk memperluas jangkauan layanan perlindungan sosial. Sebanyak 98 kader dari kedua organisasi tersebut mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) calon Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos), Selasa (3/11/2026).
Kegiatan berlangsung di Ruang Putri Cempo, Gedung Pemda Gresik. Peserta terdiri dari 48 kader GP Ansor dan 50 kader Muslimat NU.
Mereka merupakan perwakilan dari 16 Pimpinan Anak Cabang (PAC) atau wilayah kecamatan di Kabupaten Gresik. Kader tersebut dipersiapkan untuk membantu memperkuat layanan perlindungan sosial di tengah masyarakat.
Dinsos Dorong Kader Bantu Pemutakhiran Data Sosial
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, dr. Umi Khoiroh, mengapresiasi keterlibatan organisasi masyarakat dalam program tersebut.
Ia menyebut Gresik menjadi salah satu daerah percontohan atau pilot project di antara sekitar 500 kabupaten/kota di Indonesia.
Menurutnya, kader organisasi memiliki kedekatan dengan masyarakat. Kondisi tersebut dapat membantu pemerintah menjangkau warga hingga tingkat akar rumput.
"Kami mengapresiasi kolaborasi ini. Karena Kabupaten Gresik merupakan salah satu pilot project di antara 500-an kota/kabupaten se-Indonesia, jadi program ini bisa dimanfaatkan oleh kader-kader GP Ansor maupun Muslimat NU untuk membantu orang-orang di akar rumput dalam pemutakhiran data sosial masyarakat," ujar Umi Khoiroh.
Melalui kegiatan ini, Dinsos berharap kader dapat mendukung pemutakhiran data sosial masyarakat. Sinergi tersebut juga diharapkan memperkuat pelaksanaan perlindungan sosial di daerah.
Ansor dan Muslimat NU Sambut Kolaborasi
Sekretaris PC GP Ansor Gresik, Alek Salim, M.Pd., menyambut baik kerja sama antara Pemkab Gresik dan organisasi masyarakat sipil.
Ia berharap kolaborasi melalui Dinsos tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Kami menyambut baik kerja sama Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik melalui Dinsos dengan melibatkan organisasi masyarakat sipil dan berharap terus berkesinambungan," ungkap Alek.
Menurutnya, keterlibatan kader GP Ansor sebagai calon Agen Perlinsos dapat memperkuat peran organisasi. Terutama dalam mendampingi dan mengadvokasi masyarakat yang membutuhkan akses layanan perlindungan sosial.
Sementara itu, Sekretaris PC Muslimat NU Gresik, Anik Rochmawati, S.Pd., berharap Bimtek tersebut meningkatkan pemahaman dan kemampuan para kader.
Dengan pembekalan tersebut, kader Muslimat NU diharapkan mampu menjalankan peran sebagai penghubung antara masyarakat dan layanan perlindungan sosial yang tersedia di Kabupaten Gresik.
Perkuat Layanan hingga Tingkat Akar Rumput
Pelibatan GP Ansor dan Muslimat NU menjadi bagian dari kolaborasi pemerintah daerah dengan organisasi masyarakat.
Kedekatan kader dengan lingkungan tempat tinggal diharapkan membantu mengidentifikasi kebutuhan warga. Selain itu, mereka dapat mendukung masyarakat dalam mengakses layanan perlindungan sosial.
Melalui sinergi tersebut, Dinsos Gresik berupaya memperluas jangkauan layanan agar lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.