Kanalgresik.com – Enam personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Manyar diterjunkan untuk mendukung kelancaran Bahtsul Masail Pra-Konferensi Cabang (Pra-Konfercab) XXI PCNU Gresik, Minggu (1/11/2026).

Pengamanan tersebut berlangsung di Minihall Kantor YATAMAM, kompleks Masjid Jami’ Manyar, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Keterlibatan Banser tidak hanya berfokus pada penjagaan lokasi. Para personel juga membantu menjaga ketertiban peserta dan memastikan seluruh rangkaian forum keagamaan yang mempertemukan para ulama tersebut berjalan aman serta kondusif.

Banser Hadir sebagai Bentuk Khidmah kepada NU
Kasatkoryon Banser Manyar, Ndan Farikhin, menyampaikan bahwa keterlibatan personelnya merupakan bagian dari pengabdian kepada Nahdlatul Ulama (NU), ulama, santri, dan masyarakat.

Menurutnya, Banser sebagai badan otonom Gerakan Pemuda Ansor memiliki tanggung jawab untuk hadir dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.

“Partisipasi Banser ini juga menjadi wujud nyata pengabdian kepada Nahdlatul Ulama, ulama, santri, dan masyarakat. Sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama melalui Gerakan Pemuda Ansor, Banser senantiasa hadir dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, kemasyarakatan, serta menjaga tradisi dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah,” ujarnya.

Farikhin menambahkan, momentum Pra-Konfercab XXI PCNU Gresik yang beriringan dengan peringatan Hari Santri Nasional menjadi pengingat bahwa nilai kesantrian tidak hanya diwujudkan melalui penguasaan ilmu dan dakwah.

Pengabdian, kedisiplinan, solidaritas, serta kepedulian terhadap sesama juga menjadi bagian penting dalam kehidupan santri.

Penasehat Banser Tekankan Komitmen Pengabdian
Dukungan terhadap keterlibatan Banser juga disampaikan Penasehat Banser Satkoryon Manyar, Gus Ishomul Yaqin. Ia memberikan semangat kepada para personel agar terus menjaga komitmen pengabdian melalui kegiatan organisasi maupun kemasyarakatan.

Menurutnya, kehadiran Banser dalam kegiatan NU menjadi bagian dari tanggung jawab menjaga tradisi, marwah organisasi, dan semangat khidmah.

“Banser Satkoryon Manyar terus berkomitmen menjaga marwah organisasi, menguatkan semangat khidmah, serta siap hadir di tengah masyarakat dalam setiap tugas pengabdian,” tandasnya.

Enam personel tersebut menjalankan pengamanan secara bergantian sejak pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Mereka memastikan lingkungan kegiatan tetap tertib selama forum berlangsung.

Melalui keterlibatan tersebut, Banser Satkoryon Manyar turut mengambil peran dalam mendukung kegiatan keagamaan dan memperkuat semangat pengabdian kepada organisasi serta masyarakat.