Kanalgresik.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar di Kabupaten Gresik berlangsung meriah. DPD Partai Golkar Gresik menggelar pertunjukan ludruk Gita Praja di Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, dengan dihadiri sekitar 1.000 warga dan undangan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan hari jadi partai, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus melestarikan kesenian tradisional daerah.
Ketua DPD Partai Golkar Gresik Wongso Negoro mengatakan, rangkaian peringatan HUT ke-62 telah diisi dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan. Agenda konsolidasi dan bakti sosial juga masih dijadwalkan berlangsung hingga November 2026.
Ludruk Jadi Sarana Dekat dengan Masyarakat
Menurut Wongso, pertambahan usia partai harus menjadi momentum bagi seluruh kader untuk semakin aktif turun ke tengah masyarakat dan memperkuat hubungan dengan konstituen.
"Berbagai rangkaian kegiatan sudah kita laksanakan untuk memeriahkan HUT Partai Golkar ke-62. Setelah ini masih banyak hal yang harus kita lakukan, karena rangkaian peringatan HUT Golkar masih berlangsung hingga bulan November," ujar Wongso.
Ia menegaskan, semangat yang harus dibangun seluruh kader adalah menghadirkan karya nyata yang memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Perayaan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif. Panitia juga memberikan hadiah kepada dua tamu yang tanggal lahirnya bertepatan dengan hari lahir Partai Golkar, 20 Oktober.
Suasana semakin meriah dengan pembagian puluhan hadiah doorprize, mulai dari setrika, kipas angin, hingga hadiah utama berupa satu unit kulkas.
Wongso Minta Infrastruktur Gresik Selatan Diperhatikan
Di tengah perayaan, Wongso juga menyampaikan aspirasi masyarakat mengenai kondisi infrastruktur jalan, khususnya di wilayah Gresik Selatan.
Ia menilai sejumlah ruas jalan rusak masih membutuhkan perhatian serius dan percepatan perbaikan dari pemerintah daerah.
"Kami sangat berharap pemerintah daerah memberikan perhatian ekstra pada kondisi infrastruktur jalan, khususnya di wilayah Gresik Selatan. Jangan sampai jalan rusak membebani masyarakat, apalagi sampai memicu kecelakaan," tegasnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak dapat menghambat mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi, sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Selain menyampaikan aspirasi tersebut, Wongso mengungkapkan target politik DPD Golkar Gresik untuk Pemilu 2029, yakni meraih minimal sembilan kursi DPRD Kabupaten Gresik.
Ia menyebut penguatan kaderisasi mulai dari struktur kecamatan, desa, hingga kelompok karya (pokar) menjadi bagian dari upaya mencapai target tersebut.
Wongso berharap Golkar Gresik terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
"Semoga di usia ke-62 tahun ini, Partai Golkar semakin manunggal dengan rakyat dan terus menghadirkan karya nyata demi kemajuan Kabupaten Gresik," pungkasnya.